Take a fresh look at your lifestyle.

Beda Sound Dan Voice Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

3

Sobat, sebagian orang ternyata masih kesulitan dalam menentukan perbedaan antara kata “Sound” dan “Voice”. Misalnya saja saat kita ingin mengatakan “Suara mu sangat bagus”, manakah yang akan kamu ucapkan, apakah “your sound is very good” ataukah “your voice is very good”? jika sobat masih bingung untuk memilih antara dua contoh kalimat tersebut, berarti sobat perlu mempelajari perbedaan Sound dan Voice yang akan di bahas dalam artikel kali ini.

Sound dan Voice ternyata memiliki arti yang sama jika kita coba terjemahkan dengan menggunakan Google Translate, yaitu “Suara”. Dari sinilah menurut saya permasalahannya berasal. Karena hingga saat ini, tidak sedikit pembelajar Bahasa Inggris yang baru bisa menggunakan kosakata Bahasa Inggris dengan mengandalkan arti atau terjemahannya saja. Padahal banyak sekali vocabulary dalam Bahasa Inggris yang memiliki arti yang sama namun berbeda konteks penggunaannya, salah satunya ya kata “Sound” dan “Voice” ini sobat. Oleh karena itu, menurut saya penting banget bagi sobat semua untuk membaca penjelasan singkat di bawah ini. – Bigbanktheories.com

Sound vs Voice
Beda Sound Dan Voice Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Perbedaan Sound dan Voice

Perbedaan antara Sound dan Voice bisa kita lihat dari definisi dan juga fungsi nya. Berdasarkan definisi nya, yang dimaksud dengan sound adalah sensasi yang terjadi di telinga yang merupakan hasil dari getaran melalui udara atau medium lainnya. Atau sederhana nya, yang dimaksud dengan “Sound” adalah semua suara yang dihasilkan benda apapun di sekitar kita. Sedangkan definisi dari “Voice” adalah suara yang dihasilkan oleh manusia atau veterbrata lainnya yang dihasilkan dengan bantuan paru-paru dan pita suara. Intinya yang dimaksud dengan “Voice” adalah khusus suara manusia dan hewan yang dihasilkan karena kita memang punya alatnya di tubuh kita.

Dengan bertumpu pada definisi di atas, maka terjawab sudah pertanyaan kita di bagian awal tadi ya sobat. Saat kita ingin memuji suara seseorang dan mengatakan “Suara mu sangat bagus”, berarti yang kita gunakan adalah kata “Voice” dan bukan “Sound”, karena yang kita maksud dengan suara pada contoh ini adalah suara seseorang. Oleh karena itu, kalimat yang benar dalam Bahasa Inggris nya adalah “Your voice is very good”.

Untuk menguji pemahamanmu akan konsep “Sound” dan “Voice” yang sudah saya sampaikan, saya ingin bertanya sobat. Misalnya nih, kamu sedang menonton TV bersama keluarga. Tiba-tiba ada suara tutup panci jatuh ke lantai di dapur. Saat kamu mendengarnya, bagaimana caramu mengungkapkan “Suara apa itu?” dalam Bahasa Inggris? Pilihannya adalah “What was that sound?” atau “What was that voice?” Silahkan pertimbangkan sobat, waktumu lima menit hehe.

Bagaimana sobat? Sudah ketemu jawabannya? Yak benar sekali, jawabannya adalah yang pertama, yaitu “What was that sound?” alasannya sederhana saja, berdasarkan definisi nya tadi. Suara yang kita dengan barusan, bukan berasal dari manusia atau makhluk hidup lainnya, tapi dari sebuah benda. Bagaimana, sudah paham kan perbedaannya? Sip deh.

Sekarang kita akan membahas perbedaan antara “Sound” dan “Voice” dari segi fungsi nya sobat. Perlu sobat ketahui, ternyata kata “Sound” memiliki fungsi yang lebih banyak dibandingkan dengan kata “Voice”. Kata “Sound” bisa berperan sebagai noun, verb, adjective dan juga adverb. Sementara kata “Voice” bisa berperan sebagai noun dan verb saja dalam sebuah kalimat.

Sekarang kita akan membahas perbedaan kedua kata ini saat mereka berfungsi sebagai verb (kata kerja) saja sobat, karena fungsi yang sama dari kedua kata ini adalah sebagai noun dan verb, sedangkan pembahasan untuk noun telah kita bedakan melalui definisi masing-masing kata di atas.

Sebagai sebuah verb, kata “Sound” berarti menghasilkan suara atau jika merujuk pada Google translate artinya adalah “berbunyi” atau “membunyikan”. Sedangkan kata “Voice” berarti mengekspresikan pendapat atau menyatakan suara, hal ini sejalan dengan versi terjemahan di Google translate yaitu “menyuarakan” atau “menyatakan”. Perhatikan contoh berikut:

The driver sounds his horn multiple times.

(Sopir itu membunyikan klaksonnya beberapa kali.)

The labor finally voiced their demand on Tuesday.

Related Posts

Defuse vs Diffuse Serta Contoh Penggunaannya Dalam Kalimat

Pengertian Dan Penggunaan Kata Dare Dalam Kalimat

(Para buruh akhirnya menyuarakan permintaan mereka pada hari Selasa.)

Bagaimana sobat, sudah jelas kan sekarang seperti apa perbedaan antara “Sound” dan “Voice” dalam Bahasa Inggris? Saya harap begitu ya.

Contoh Penggunaan Kata Sound dan Voice Dalam Kalimat

I heard a sound of gunshot last night.

(Saya mendengar suara tembakan semalam.)

The little girl has heavenly voice.

(Gadis kecil itu memiliki suara yang sangat indah.)

Did you the the sound of footstep on our roof last night?

(Apa kau medengar suara langkah kaki di atap kita semalam?)

I can always recognize Andrew from his voice.

(Saya selalu bisa mengenali Andrew dari suara nya.)

Oke deh sobat, seperti itulah penjelasan singkat tentang perbedaan antara “Sound” dan “Voice” dalam Bahasa Inggris, semoga bisa dipahami dengan mudah. Terimakasih banyak sudah membaca tulisan saya kali ini hingga selesai, mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan share artikel ini di akun sosmed milikmu dan jangan lupa kunjungi juga artikel saya yang berjudul: Beda Migrate, Emigrate Dan Immigrate Dalam Bahasa Inggris.

Referensi:

  1. What’s the difference between ‘voice’ and ‘sound’? – https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-voice-and-sound – Diakses tanggal 20 Mei 2019
  2. What is the difference between sound and voice? – https://wikidiff.com/sound/voice – Diakses tanggal 20 Mei 2019
  3. Difference Between Sound and Voice – https://www.differencebetween.com/difference-between-sound-and-vs-voice/ – Diakses tanggal 20 Mei 2019
3 Comments
  1. Agusto Helmis Furima says

    Kalau suara manusia atau mahkluk hidup lain yang kita dengar melalui tv dan alat elektronik lainnya itu kira-kira masuk kategori sound atau voice min. Terima kasih

    1. Admin says

      Selamat pagi Bpk/Mas Agusto,
      Mohon maaf baru sempat membalas komentar Bpk/Mas sekarang ya 😀
      Wah pertanyaannya kritis sekali, saya juga jadi kepikiran setelah baca pertanyaan dari mas,
      Saya coba jawab ya mas,
      Misalnya, kita sedang menonton seorang penyanyi favorit kita di TV, kita sangat menikmati dan ingin bilang “saya suka banget deh suaranya dia”. dalam Bahasa Inggris, kita tetap akan bilang “I like his voice” atau mungkin “He has a good voice” atau bisa juga “His voice is so good” dan sebgainya. dan dalam ilustrasi seperti ini, kita tidak akan pernah menggunakan kata “sound”. Jadi tidak akan ada ucapan “I like his sound” atau “he has a good sound” dan sebagainya.
      Wah, kalau begitu sama saja dong dengan kondisi saat kita menonton penyanyi tersebut secara langsung? Jawabannya “Iya”.

      Nah, pembahasan nya jadi semakin menarik saat kita membahas tentang suara hewan,
      Saya menemukan sebuah pendapat di: https://hinative.com/en-US/questions/273599
      yang menyatakan dengan tegas bahwa: “A voice usually only comes from a person”, jika kita bertumpu pada pendapat ini, maka selesai sudah masalah kita, karena ini berarti bahwa, baik suara yang kita dengar secara langsung, maupun lewat medium tertentu seperti TV dan lain lain, jika itu “suara” hewan, maka kata yang kita gunakan untuk merujuk pada “suara” tersebut adalah “sound”

      Saya sempat cari beberapa referensi, dan ternyata saya temukan kalau “Animal” memang lebih sering diasosiasikan dengan kata “sound”
      saya kutip sedikit dari: http://www.ncvs.org/ncvs/tutorials/youngexp/beast.html
      “Pull up a word processor or Notepad. Now check the clock on your monitor. Give yourself just three minutes to list as many animal sounds as you can (you know: bark, meow, squeak…that kind of stuff).”

      Kita perhatikan, di sana dituliskan bahwa “animal sounds” contohnya: bark, meow dan sebagainya, yang artinya “suara hewan” seperti “guk guk / meong meong / auuu” itu dianggap sebgai “sound” bagi native speaker.

      Jika Bpk/Mas Agusto ingin bertumpu pada keterangan di atas, saya rasa alasan nya sudah cukup kuat ya 😀

      Tapi, jika saya boleh sedikit menambahkan, ayo kita ilustrasikan sebuah kondisi,
      Bayangkan kita sedang menelpon seseorang dan saat itu ada kendala sinyal atau mungkin handphone nya rusak, sehingga terkadang suara nya menjadi hilang atau tidak begitu jelas terdengar. pilih opsi di bawah ini, manakah yang akan kita ucapkan:
      “Sorry, I can’t hear your voice” atau “Sorry, I can’t hear your sound”
      saya rasa tentu kita akan pilih opsi pertama ya.

      lalu, pada saat sedang menelpon itu, orang yang kita telpon bilang bahwa “kucing” yang dulu kita titipkan padanya sedang rindu dengan kita, dan kemudian dibawalah kucing itu ke dekat telpon dan disuruh menyapa kita dengan “meong meong” nya.
      Seolah kita mengerti bahasa kucing dan sedang berkomunikasi dengan kucing itu, kita pun juga bilang “halo sayang, duh mama/papa juga kangen kamu nih” si kucing pun membalas “miauw miauw” dan kemudian suara nya semakin mengecil dan hilang.

      lalu kita bilang “halo .. halo, maaf ga kedengeran lho, nak” di sini, apa kita akan bilang “sorry honey, I can’t hear your sound”? kalo menurut saya sih sepertinya tidak, kita akan tetap menggunakan “sorry, I can’t hear your voice” atau “sorry, your voice is not clear” yang intinya tetap menggunakan “voice”. Tapi ini hanya asumsi saya hehe. karena di kondisi ini, konteksnya kita seolah sedang menganggap “si kucing” layaknya orang yang sedang bicara dengan kita.

      Semoga ini menjawab rasa penasaran Bpk/Mas ya, terimakasih banyak atas pertanyaan yang keren banget ini 😀 saya jadi belajar juga 😀

      Saya tunggu kunjungan selanjutny,

      Salam hangat,
      Kak Dikta
      Admin Bigbanktheories

      1. Admin says

        Oh iya, sedikit menambahkan, seingat saya, saya pernah menonton film dimana ada adegan seorang anak perempuan mencari kucingnya yang masuk kedalam bangunan kosong. sambil dibantu dengan teman nya, mereka memanggil nama kucing tersebut. Lalu pada saat si kucing mulai merespon, anak-anak tadi pun diam dan bilang “listen, I can hear its voice” lalu yang lain menyaut “Hei, it’s this way”.

        Mudah mudahan jadi sedikit tambahan informasi baru lagi ya hehe

        Salam hangat,
        Kak Dikta
        Admin Bigbanktheories

Leave A Reply

Your email address will not be published.