Rhetorical Devices Dalam Bahasa Inggris Dan Contohnya


Rhetorical devices adalah hal yang penting untuk kita pahami sebagai pengguna dan pembelajar suatu bahasa. Hal ini tidak hanya muncul dalam Bahasa Indonesia saja, namun juga ada dalam Bahasa Inggris. Sebagai pembelajar dan pengguna Bahasa Inggris, sangatlah penting bagi kita untuk mengenal pengertian Rhetorical devices beserta berbagai jenis dan contohnya. Melalui tulisan kali ini, saya ingin mencoba memberikan penjelasan singkat tentang Rhetorical devices yang mungkin bisa menjadi langkah awal bagi sobat dalam mengenal berbagai jenis Rhetorical devices yang ada dalam Bahasa Inggris.

Rhetorical devices jika kita coba terjemahkan dengan menggunakan Google translate artinya adalah “perangkat retoris” atau “alat retoris”. Dengan mengandalkan terjemahan ini saja, mungkin kita masih belum menangkap konsep apa-apa ya sobat. Tapi jika kita perhatikan pada bagian “Rhetorical” atau “Retoris” mungkin akan ada sedikit gambaran tentang materi yang akan kita bahas kali ini. Mengapa saya bisa menebak seperti itu? Tentu karena kita pun memiliki istilah “Retorisdalam Bahasa Indonesia, yaitu nama yang kita gunakan untuk merujuk pada jenis majas berbentuk pertanyaan yang sebenarnya tidak memerlukan jawaban, atau bisa dikatakan bukan pertanyaan sungguhan. Nah, bagaimana ya pembahasan lengkap tentang Rhetorical Devices ini? Yuk langsung aja kita simak artikel singkatnya di bawah ini. – Bigbanktheories.com

Definition and Examples of Rhetorical Devices In English

Rhetorical Devices Dalam Bahasa Inggris Dan Contohnya

Pengertian Rhetorical Devices

Rhetorical Devices bisa kita artikan dengan banyak cara. Ia bisa diartikan sebagai alat (tool / device) dalam ilmu kebahasaan dimana pola-pola tertentu digunakan dengan tujuan untuk membangkitkan atau memicu reaksi tertentu dari pendengar atau pembaca. Hal ini bisa juga diartikan sebagai tekhnik atau cara yang digunakan penulis atau pembicara untuk memicu emosi tertentu dari pembaca atau pendengar. Bahkan, Rhetorical Devices bisa juga kita artikan sebagai seni dalam bahasa.

Related: Catenative Verbs Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Jika kita perhatikan dari definisi Rhetorical Devices di atas, ada satu titik yang sepertinya dijadikan fokus pembicaraan, yaitu memicu reaksi atau emosi tertentu dari pendengar atau pembicara, dan ternyata memang inilah fungsi dari sebuah Rhetorical Devices itu sobat, berkaitan dengan perasaan pembaca atau pendengar. Dengan kata lain, setiap kali kita mencoba untuk memberi penekanan terhadap informasi tertentu, mempengaruhi, membujuk, menyatakan perbedaan atau menentang, pada saat itu kita sedang bermain dengan Rhetorical Devices. Begitu pula sebaliknya, disaat kita merasa ada emosi yang terpicu, merasa berubah pandangan terhadap sesuatu, merasa terbakar semangatnya setelah mendengar sebuah pidato atau membaca suatu tulisan, ini artinya kita merasakan efek dari Rhetorical Devices yang digunakan seseorang.

Terdapat sekitar 60 jenis Rhetorical Devices dalam Bahasa Inggris dan masing-masing jenis tersebut memiliki fungsi dan karakter yang unik, ada yang berbentuk pengulangan bagian dari sebuah kalimat, ada yang berbentuk tiruan bunyi, ada yang berbentuk figurative language (majas), dan ada pula yang berbentuk pertanyaan yang bersifat retoris. Di bawah ini saya akan membahas beberapa jenis saja beserta contohnya.

Berbagai Jenis Rhetorical Devices Dan Contohnya

Berikut ini sudah saya siapkan penjelasan singkat tentang jenis-jenis Rhetorical Devices dalam Bahasa Inggris yang saya lengkapi juga dengan contohnya. Saya harap dengan membaca artikel ini, sobat bisa mendapat gambaran yang jelas, seperti apa Rhetorical Devices itu sebenarnya.

Understatement

Understatement adalah jenis Rhetorical Devices yang berbentuk pernyataan yang membuat suatu hal yang sedang dibicarakan menjadi terlihat tidak sepenting atau seserius kenyataannya. Salah satu contoh Understatement misalnya: The tsunami caused a little damage to vilagers’ house at the shore. Pernyataan ini tergolong kedalam Understatement karena pada kenyataannya kita tau bahwa dampak tsunami tentu sangat besar, jadi saat kita mengatakan bahwa tsunami menyebabkan “sedikit kerusakan”, itu terkesan sedikit mengecilkan atau mengurangi tingkat keseriusan dari kenyataan yang terjadi.

Simile

Simile adalah jenis Rhetorical Devices dimana dua hal yang berbeda dibandingkan dengan menggunakan kata hubung seperti: like, so, as, dan resemble. Salah satu contoh Simile misalnya: He runs like lightning. Dari pernyataan itu, kita tentu tau bahwa si tokoh yang sedang di bicarakan ini tidak benar-benar berubah menjadi petir ya, namun melalui Simile, pendengar atau pembaca diharapkan mampu menangkap bahwa yang ingin diungkapkan adalah bahwa si tokoh dapat berlari dengan cangat cepat.

Parallelism

Parallelism atau sering disebut juga Parallel Structure artinya menjaga kesesuaian struktur gramatikal antara elemen kalimat yang memiliki fungsi yang sama. Contoh Parallelism misalnya: I like skydiving, snorkeling, and rock climbing. Ketiga hal yang disebutkan secara berurutan dalam contoh tersebut muncul dengan akhiran yang sama, hal ini karena ketiganya memegang peranan yang sama dalam kalimat, yaitu sebagai object atau sederhananya sebagai hal yang “I like” (saya suka).

Oxymoron

Oxymoron adalah Rhetorical Devices yang menempatkan kata atau hal yang bersifat kontradiktif secara berdekatan. Contoh Oxymoron misalnya: Act Naturally. Jika kita amati dengan teliti, kita tentu akan menyadari bahwa antara “Act” dan “Naturally” merupakan hal yang saling bertolak belakang. Penjelasan sederhananya seperti ini sobat, jika seseorang berakting (act) tentu yang dia lakukan bukanlah hal yang “natural” atau alami, karena jika dia alami, maka anggapan nya dia tidak sedang berpura-pura atau berakting, namun saat keduanya diletakkan secara bersamaan, maka hal ini membentuk sebuah konsep yang baru.

Onomatopoeia

Onomatopoeia adalah tiruan bunyi dari hal-hal di sekitar kita. Contoh Onomatopoeia misalnya: “Boom” suara Bomb, “Ribbit” suara Katak. Terdapat begitu banyak Onomatopoeia dalam Bahasa Inggris dan Bahasa lain di dunia ini, dan masing-masing bahasa ternyata memiliki keunikan tersendiri dalam menyimbolkan bunyi-bunyian yang mereka dengar di lingkungan mereka.

Metonymy

Metonymy adalah jenis Rhetorical Devices dimana sesuatu yang diucapkan merupakan pengganti yang mewakili sebuah konsep yang secara umum diketahui memiliki kaitan yang erat dengan yang diucapkan tersebut. Contoh Metonymy misalnya: The pen is mightier than the sword, dimana “The pen” mewakili “kata-kata” dan “the sword” mewakili “physical force”.

Metaphor

Metaphor adalah jenis Rhetorical Devices yang mengandung pernyataan “A adalah B”. Artinya, ada dua hal yang dibandingkan namun kita menyatakan bahwa suatu hal adalah hal lainnya. Contoh Metaphor misalnya: The mind is an ocean. Jika kita terjemahkan kalimat tersebut artinya “Pikiran adalah samudra.” Dengan mendengar contoh ini, kita tentu tau bahwa yang ingin diungkapkan bukanlah bahwa pikiran benar-benar merupakan samudra yang dipenuhi air, namun kita akan mulai mengasosiasikannya dengan karakteristik yang dimiliki kedua hal tersebut yang mungkin memiliki kesamaan. Dalam hal ini yang di tuju adalah “kedalamannya”, atau artinya Pikiran dan Samudra itu sama-sama begitu dalam.

Metanoia

Metanoia adalah jenis Rhetorical Devices dimana sebuah pernyataan diperbaiki atau ditingkatkan kualitasnya secara sengaja oleh orang yang membuat pernyataan tersebut. Contoh Metanoia misalnya: The wildfire killed tens of animals, no, hundreds. Terlihat jelas dari contoh tersebut bahwa orang yang membuat pernyataan ingin memberi penekanan terhadap korban dari kebakaran tersebut denga cara memperbaiki pernyataannya di awal yang mengatakan bahwa puluhan hewan mati.

Litotes

Litotes adalah cara memberi pernyataan dengan menyatakan hal yang berlawanan dengan apa yang sebenarnya ingin diungkapkan. Contoh Litotes misalnya: “Not bad” yang sebenarnya bermakna bahwa sesuatu itu “Good” atau baik. Perlu sobat ketahui bahwa Litotes juga tergolong kedalam Understatement.

Hyperbole

Hyperbole adalah bentuk pernyataan yang mengandung sesuatu hal yang berlebih-lebihan, atau bisa juga dibilang melebih-lebihkan sesuatu. Contoh Hyperbole misalnya: I’ve been waiting for years for you to pick me up. Pernyataan ini tergolong kedalam Hyperbole karena dianggap “lebay” atau berlebihan, karena sebenarnya mungkin orang yang membuat pernyataan itu baru menunggu selama satu atau dua jam saja dan bukan bertahun-tahun seperti yang ia ungkapkan.

Epizeuxis

Epizeuxis adalah Rhetorical Devices berbentuk pengulangan elemen dalam kalimat dengan tujuan memberikan penekanan. Pengulanga tersebut dapat berupa kata maupun frasa dan dilakukan secara langsung dan berturut-turut. Contoh Epizeuxis misalnya: The roller coaster in Universal Studio was cool, cool, cool. Pada contoh tersebut yang diulang adalah kata “cool”. Hal ini berarti si pembicara merasa bahwa hal itu sangaaaaat keren, sehingga dia memberi penekanan pada saat memicarakan tentang roller coaster tersebut.

Epithet

Secara sederhana, Epithet adalah julukan. Sedangkan berdasarkan deskripsi lengkapnya, Epithet merupakan Rhetorical Devices berbentuk kata atau frasa untuk mendeskripsikan seseorang atau suatu tempat berdasarkan kualitasnya. Contoh Epithet misalnya: Alexander the Great. Frasa “the Great pada contoh tersebutlah yang dimaksud dengan Epithet sobat.

Epanalepsis

Epanalepsis adalah jenis Rhetorical Devices yang berbentuk pengulangan elemen kalimat yang muncul di bagian awal kalimat atau klausa tersebut dan memunculkannya di bagian akhir klausa atau kalimat tersebut. Contoh Epanalepsis misalnya: You are what you think you are. Bentuk pengulangan “You are” yang sama persis dan muncul di awal  dan akhir kalimat inilah yang kita sebut dengan Epanalepsis.

Enumeratio

Enumeratio adalah jenis Rhetorical Devices berbentuk pernyataan yang mengandung suatu rincian atau detail. Contoh Enumeratio misalnya: The scholarship includes tuition fee, airplane ticket, monthly allowance for living expenses, visa costs, insurance and research funding. Dengan contoh ini saya yakin sobat bisa langsung paham dengan mudah ya seperti apa Enumeratio itu.

Appositive

Appositive adalah jenis Rhetorical Devices berbentuk modifikasi dalam kalimat. Modifikasi yang dilakukan dalam Appositive adalah memberikan keterangan tambahan dengan cara menamai ulang sebuah noun (kata benda) yang ada dalam kalimat dengan menggunakan noun lain atau noun phrase. Contoh Appositive misalnya: My cat, Fluffy, hates milk. Awalnya kalimat tersebut terdiri dari unsure berikut: My cat hates milk. Nah, dengan menambahkan Appositive berupa noun “Fluffy” kalimat tersebut pun menjadi lebih jelas dan disaat yang bersamaan Appositive yang muncul dianggap “menamai ulang” noun dalam kalimat tersebut yaitu “My cat”.

Antithesis

Antithesis berbentuk pernyataan yang mengandung kesan perbandingan (contrasting effect) yang dibentuk dengan cara meletakkan dua hal yang berlawanan atau bertolak belakang. Contoh Antithesis misalnya: Beauty and the Beast. Antara kata Beauty dan Beast tentu memiliki makna yang bertolak belakang ya sobat, inilah yang disebut dengan Antithesis, sedikit mirip dengan Oxymoron mungkin ya sobat, namun perlu kamu perhatikan bahwa dalam Antithesis tidak terbentuk konsep baru dari persandingan dua hal yang bertolak belakang tersebut.

Antiphrasis

Antiphrasis adalah penggunaan kata atau frasa yang mengandung makna yang tidak sesuai dengan makna normalnya dengan tujuan untuk menghasilkan kesan lucu atau ironi. Contoh Antiphrasis misalnya: “Woow, I have to admit that I’m a bit surprise with the taste. It is too sweet for fried rice, Perfecto! Pada contoh ini yang disebut dengan Antiphrasis adalah “Perfecto”, hal ini karena ekspresi tersebut umumnya mengandung makna yang positif ya, padahal jika kita lihat dari konteks kalimat, sepertinya orang yang membuat kalimat itu tidak benar-benar memuji, namun lebih kearah sindiran halus.

Antimetabole

Antimetabole adalah pengulangan kata-kata atau frasa dalam kalimat dengan urutan yang terbalik (reverse order). Contoh Antimetabole misalnya: Counts every minutes, cause every minutes counts. Bisa kita amati ya sobat dari contoh barusan bahwa terjadi pengulangan dalam kalimat tersebut, namun berbeda jika dilihat dari segi susunannya.

Antanagoge

Antanagoge adalah salah satu jenis Rhetorical Devices yang dilakukan dengan cara menyandingkan pernyataan yang bernada negative dengan pernyataan yang bernada positif. Sederhananya kita memberi kritik dan pujian disaat bersamaan. Contoh Antanagoge misalnya: I know that she is short, but she is so cute. Penggunaan Antanagoge seperti ini biasanya dilakukan untuk membuat pendengar tidak merasa terintimidasi dan tak nyaman dengan pernyataan kita.

Anaphora

Anaphora adalah jenis Rhetorical Devices yang berbentuk pengulangan kata-kata tertentu secara sengaja. Contoh Anaphora misalnya: Every minutes, every hours, and every day, I always miss you.

Analogy

Analogy adalah perbandingan antara dua hal dengan tujuan untuk mencari persamaan antara keduanya. Hal yang biasanya dibandingkan dalam sebuah Analogy adalah konsep yang sulit untuk dipahami dan menjadikannya lebih sederhana agar lebih mudah untuk dipahami. Contoh Analogy misalnya: The tongue is as sharp as a sword. Jika membahas “the tongue” tidaklah mudah bagi kita membayangkan ketajamannya ya, namun saat sudah dibandingkan dengan “a sword” kita pun jadi mengerti bahwa yang dimaksudkan di sini adalah bahwa ucapan bisa juga menyakiti orang lain layaknya pedang yang tajam.

Allusion

Allusion adalah jenis Rhetorical Devices yang berbentuk rujukan terhadap seseorang, suatu tempat atau suatu kejadian yang terkenal. Contoh Allusion misalnya: I wish that I can recover from my injury as fast as Wolverine. Dalam contoh ini yang merupakan Allusion adalah “Wolverine” yang merupakan nama karakter di Marvel comics dengan kemampuan regenerasi yang luar biasa.

Alliteration

Alliteration adalah pengulangan bunyi konsonan dalam suatu rangkaian kata-kata. Hal ini sering di hubungkan dengan permainan kata yang kita kenal dengan Tongue Twisters. Contoh Alliteration mislanya: She sells seashells by the sea-shore.

Baiklah sobat, itulah penjelasan singkat yang bisa saya sajikan berkaitan dengan Rhetorical Devices dan berbagai macam jenis nya dalam Bahasa Inggris, semoga bisa dipahami dengan mudah ya. Di awal tahun 2019 ini, saya ingin mengucapkan terimakasih banyak bagi sobat pengunjung semua dan juga semua orang yang selalu memberikan dukungan bagi saya selama membangun website ini. Harapan saya, semoga website ini bisa terus berkembang dan memberikan lebih banyak informasi bermanfaat bagi banyak orang. Sekali lagi terimakasih atas semua dukungan yang sudah diberikan pada saya, tetap semangat dan salam sukses bagi kita semua.

Referensi:

  1. Examples of Rhetorical Devices – https://examples.yourdictionary.com/examples-of-rhetorical-devices.html – Diakses tanggal 10 Januari 2019
  2. What is a Rhetorical Device? Definition, List, Examples – https://www.thoughtco.com/rhetorical-devices-4169905 – Diakses tanggal 10 januari 2019
  3. Rhetorical Device – https://en.wikipedia.org/wiki/Rhetorical_device – Diakses tanggal 10 Januari 2019
  4. Rhetorical Device – https://www.vocabulary.com/dictionary/rhetorical%20device – Diakses tanggal 10 januari 2019
  5. 21 Rhetorical Devices Explained – http://mentalfloss.com/article/60234/21-rhetorical-devices-explained – Diakses tanggal 10 Januari 2019
  6. A Handbook of Rhetorical Devices – https://www.virtualsalt.com/rhetoric.htm – Diakses tanggal 10 Januari 2019
  7. Retoris – https://id.wikipedia.org/wiki/Retoris – Diakses tanggal 10 Januari 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *