Penjelasan Lengkap Yes – No Question (Closed Question)


Udah pada tau Yes No question dong ya pastinya. Itu lho, kalo kamu ditanya sama orang asing terus kamu cuma bisa jawab yes no, yes no doang hehe. Bercanda guys, bukan itu pengertian Yes No question dalam Bahasa Inggris yang sebenarnya. Lalu yang bagaimana dong yang disebut dengan Yes No question itu ? Berikut ini kami sudah merangkum materi seputar tipe pertanyaan Yes No question dalam Bahasa Inggris yang akan membantu kamu memahami seperti apa contoh Yes No question yang sebenarnya. – Bigbanktheories.com

Pengertian Closed Questions

Yes No Questions Dalam Bahasa Inggris

Penjelasan Yes – No Questions

Yes-no question merupakan sebuah pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban iya (yes) atau tidak (no). Pola kalimat Yes No questions ini dikenal juga dengan istilah Closed Questions karena hanya memiliki dua kemungkinan jawaban yaitu “Iya” dan “Tidak” (Yes and No). Pola pertanyaan ini dapat dibuat dengan mengubah Declarative Sentence (kalimat deklaratif) menjadi sebuah pertanyaan. Sebelumnya tentu saja teman-teman harus mengetahui lebih dahulu pola kalimat deklaratif.

Declarative sentence adalah kalimat yang terdiri dari subjek dan predikat. Subjek biasanya berupa noun atau pronoun yang merupakan pelaku sebuah kegiatan dan predikat biasanya berisikan verb (main verb maupun auxiliary verb) serta beberapa pendukung seperti objek dan keterangan.

Related: Penjelasan Singkat Dan Contoh Kalimat Indefinite Adjective

Perbedaan antara main verb dan auxiliary verb yang mendasar adalah main verb biasanya tidak diikuti oleh verb manapun dan berdiri sendiri sedangkan auxiliary verb (baik Primary Auxiliary Verb maupun Modal Auxiliary Verb) adalah kata kerja bantu (helping verb) yang selalu mengikuti atau berada didepan main verb. Perlu diingat bahwa be (am, is, are) dapat menjadi main verb (linking verb) maupun auxiliary verb.

Subject : I, you, they, we, he, she, it, Renita, Ghea, My mother and I, etc.

Main Verb : Be (am, is, are), work, write, swim, help, get, go, etc.

Auxiliary Verb : Be (am, is, are), can, could, will, should, may, etc.

Contoh :

I can bulit a sand castle in one hour. (Saya bisa membangun istana pasir dalam satu jam)

Subjek : I

Auxiliary Verb : Can

Main Verb : Built

Pada dasarnya yes-no question (closed question) dibagi menjadi dua jenis yaitu positive / affirmative yes-no question dan negative yes-no question. Penjelasan tentang masing-masing jenisnya akan di bahas satu per satu dibawah ini.

Positive / Affirmative Yes-No Question

Positive atau affirmative yes-no question adalah bentuk paling umum yang paling sering digunakan dalam membuat kalimat yes-no question. Pola ataupun rumus dari affrimative yes-no question adalah declarative sentence yang di modifikasi. Caranya adalah dengan memindahkan auxiliary verb (kata kerja bantu) ke awal kalimat, merubah main verb menjadi bare infinitive (bentuk dasar) untuk simple present/past/future tense, present participle untuk present/past continous tense, dan past participle untuk present/past perfect tense.

Apabila ada dua atau lebih auxiliary verb dalam satu kalimat, maka hanya yang pertama yang dipindahkan ke awal kalimat. Di akhir kalimat harus selalu ditambahkan tanda tanya (?). Simplenya jadi seperti ini :

Auxiliary verb (helping verb) + Subject + Main verb (bare infinitive/present participle/past participle)?

Contoh :

Declarative Sentence : Mr. Arifin has been working for twenty years. (Mr. Arifin sudah berkerja selama dua puluh tahun)

Yes – no question : Has Mr. Arifin been working for twenty years? (Sudahkah Mr. Arifin bekerja selama dua puluh tahun?)

Apabila dalam sebuah declarative sentence tidak memiliki auxiliary verb dan hanya memiliki main verb yang berupa ‘be’, maka polanya adalah :

Be (am, is, are, was, were) + Subjek +/- Complement?

Contoh :

Declarative Sentence : She is young and beautiful. (Dia muda dan cantik)

Yes – no question : Is she young and beautiful? (Apakah dia muda dan cantik?)

Apabila dalam kalimat declarative sentence tidak memiliki auxiliary verb (helping verb) dan main verb yang dimilikinya adalah bukan berupa ‘be’, maka harus ditambahkan helping verb ‘do’ diawal kalimat tanyanya. Polanya adalah sebagai berikut :

Do/does/did + Subjek + Main verb (bare infinitive)?

Contoh :

Declarative sentence : Junia writes science fiction novel. (Junia menulis novel fiksi ilmiah)

Yes – no question : Does Junia write science fiction novel? (Apakah Junia menulis novel fiksi ilmiah?)

Catatan : Helping verb ‘do’ disini fungsinya hanyalah sebagai kata kerja bantu dan tidak menambah makna kalimat. Namun, penulisannya tetap harus disesuaikan dengan subjeknya, ‘do’ pada kalimat present tense digunakan untuk subjek I, you, they dan we, ‘does’ untuk he, she, dan it (subjek tunggal orang ketiga) dan ‘did’ digunakan pada kalimat past tense (semua subjek).

Negative Yes – No Question

Negative yes-no question pada dasarnya hampir sama dengan bentuk affirmative yes-no question yang dibentuk dari declarative sentence, perbedaannya adalah jika affirmative dibentuk dari kalimat positif (positive sentence) dan negative yes-no question dibentuk dari kalimat negatif (negative sentence).

Pola kalimat tanya pada negative yes-no question sama halnya seperti affrimative yes-no question, yaitu setiap di awal kalimat selalu terdapat auxiliary verb seperti: be, do, have, will, can, etc. Bedanya hanyalah penambahan ‘not’ yang berarti ‘tidak’ atau ‘bukan’.

Contoh :

Declarative Sentence : The moon isn’t red. (Bulan tidak berwarna merah)

Yes – no question : Isn’t the moon red? (Tidakkah bulannya berwarna merah?)

Declarative Sentence : Crane can’t fly. (Burung bangau tidak tidak dapat terbang)

Yes – no question : Can’t crane fly? (Tidak bisakah Burung bangau terbang?)

Declarative Sentence : You didn’t agree with my opinion. (Kamu tidak setuju dengan opini saya)

Yes – no question : Didn’t you agree with my opinion? ( Tidakkah Kamu setuju dengan opini saya?)

Contoh Kalimat Tanya Yes-No Question (Closed Question)

Are they palying football in the field? (Apakah mereka bermain bola di lapangan?)

Was Hendrik fat? (Apakah dia dulu gemuk?)

Don’t you like playing Clash of Clans? (Tidakkah kamu suka bermain Clash of Clans?)

Is she ready to leave now? (Apakah dia siap untuk pergi sekarang?)

Can I help you, Nana? (Apa ada yang bisa saya bantu, Nana?)

Aren’t you Kenny’s brother? (Bukankah kamu saudara laki-lakinya Kenny?)

Will you marry me? (Maukah kamu menikah denganku?)

Should I show my student report to my father? (Haruskah saya menunjukkan rapor saya kepada ayah saya?)

May I borrow your book, please? (Bolehkah saya meminjam bukumu?)

Don’t you play tennis? (Tidakkah Kamu bermain tenis?)

Demikianlah beberapa contoh kalimat Yes-no question (Closed question) yang tidak membutuhkan penjelasan yang panjang sebagai jawaban. Hanya perlu dijawab dengan ‘yes’ atau ‘no’. Semoga penjelasan kali ini bisa dijadikan referensi bagi teman-teman yang membutuhkan contoh pertanyaan untuk berkomunikasi dengan orang luar negeri dengan menggunakan bahasa Inggris maupun dalam mengerjakan tugas sekolah atau kuliah. Terima kasih telah berkunjung di Bigbanktheories.com dan mohon maaf apabila terdapat kekurangan.

ONE THOUGHTS ON “Penjelasan Lengkap Yes – No Question (Closed Question)”

  1. Contoh Yes No Question : Do like English?
    Yes, I do/ No I don’t


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *