Penggunaan Used To Dan Would Dalam Mengungkapkan Past Habit


Taukah kamu suatu kebiasaan itu tidak hanya tentang hal hal yang rutin kamu lakukan saat ini saja, namun juga termasuk hal hal yang dulu menjadi kebiasaan yang kamu lakukan namun sekarang sudah tidak dilakukan lagi. inilah yang disebut dengan past habit atau kebiasaan di masa lampau. Nah kamu pasti masih ingat deh cara mengungkapkan kebiasaan yang kita lakukan dalam Bahasa Inggris, tentunya kita akan menggunakan kalimat dalam bentuk Simple Present Tense ya.

Namun bagaimana dengan past habit kita ? bagaimanakah cara mengungkapkan kebiasaan di masa lalu yang kita lakukan dalam Bahasa Inggris ? Inilah yang akan kita pelajari sobat, ternyata dalam mengungkapkan suatu kebiasaan dimasa lampau atau yang kita sebut dengan past habit, kita bisa menggunakan frasa “Used to” dan juga kata “Would”. Penasaran kan bagaimana contoh penggunaan used to dan would dalam kalimat, ikuti terus penjelasan kami. – Bigbanktheories.com

Perbedaan Penggunaan Used To Dan Would

Penggunaan Used To Dan Would

Penggunaan Used To Dan Would Dalam Kalimat

Saat kita ingin membicarakan tentang hal hal yang terjadi di masa lalu namun tidak terjadi lagi sekarang, kita bisa menggunakan frasa used to, would dan juga bentuk past simple. Berikut ini adalah penjelasan untuk masing masing frasa beserta contoh penggunaannya dalam kalimat.

Related: Penggunaan Would Rather Yang Tepat Dan Contoh Kalimatnya

Used To

Kita bisa menggunakan “used to” untuk membicarakan keadaan atau kondisi dimasa lampau dan dengan anggapan bahwa keadaan dimasa sekarang sudah tidak seperti itu lagi. Contohnya saja seperti dalam kalimat berikut ini :

I used to live in Jakarta with my parents when I was a kid.

(Saya dulu tinggal di Jakarta bersama orang tua saya saat saya masih kecil)

We used to be a close friend in elementary school.

(Kita dulu teman dekat saat di Sekolah Dasar)

Frasa “used to” juga bisa digunakan untuk mengungkapkan kegiatan yang dilakukan berulang ulang (repeated actions) di masa lampau. Contohnya dalam kalimat berikut ini :

We used to go fishing every Sunday when I was in third grade.

(Dulu kita sering memancing setiap hari minggu sat saya masih di kelas tiga)

Would

Kita juga bisa menggunakan kata “would” untuk membicarakan kegiatan yang dilakukan berulang ulang dimasa lalu. Hal ini sama saja dengan penggunaan “used to” dan memang keduanya bisa saling menggantikan. Ayo kita lihat contoh penggunaan would dalam kalimat dibawah ini :

When I was a kid, I would go to my grandmother house every Sunday morning.

(Saat saya masih kecil, Saya selalu pergi kerumah nenek saya setiap hari minggu pagi)

When I was a kid, I used to go to my grandmother house every Sunday morning.

(Saat saya masih kecil, Saya selalu pergi kerumah nenek saya setiap hari minggu pagi)

Bagaimana ? sama kan. Namun walaupun dalam contoh diatas frasa “used to” dan “would” bisa saling menggantikan, tapi tetap terdapat perbedaan penggunaan used to dan would dalam kalimat.

Perbedaan antara used to dan would diantaranya :

Would tidak bisa digunakan untuk mengungkapkan keadaan atau kondisi di masa lampau. Misalnya saja seperti contoh berikut ini :

We used to be a close friend in elementary school. (Correct)

(Kita dulu teman dekat saat di Sekolah Dasar)

Tidak bisa dirubah menjadi :

We would be a close friend in elementary school. (Incorrect)

Perbedaan selanjutnya antara used to dan would adalah, saat menggunakan would, harus dinyatakan dengan jelas terlebih dahulu kalau waktu kejadiannya memang dalam masa lalu. Misalnya saja pada contoh kalimat “When I was a kid, I would go to my grandmother house every Sunday morning”, clausa “when I was a kid” sudah menjelaskan keterangan waktunya terlebih dahulu kalau itu terjadi di masa lalu.

Kemudian perbedaan used to dan would yang perlu kamu ketahui juga adalah, kata “would” tidak bisa digunakan dengan bentuk bentuk Stative Verbs seperti : love, feel, understand, dan sebagainya. Sedangkan frasa “used to” bisa digunakan dalam hal ini. Perhatikan contoh :

When I was in Kindergarten School, I used to love playing Barbie doll. (Correct)

(Waktu saya masih ditingkat TK, saya dulu suka bermain boneka Barbie)

When I was in Kindergarten School, I would love playing Barbie doll. (Incorrect)

Mengapa kata “would” banyak sekali peraturannya dibandingkan “used to” ? hal ini karena pada contoh kalimat seperti diatas, penggunaan kata “would” akan merubah makna kalimat tersebut dan ini berarti kalimat tersebut tidak lagi berfungsi menunjukkan Past Habit atau kebiasaan yang kita lakukan di masa lampau. Untuk itu, kamu tidak perlu bingung dan ragu dalam memilih penggunaan antara “used to” dan “would”, jika kamu ragu, gunakan saja “used to”.

Past Simple

Yang terakhir yang perlu kita bahas adalah penggunaan bentuk past simple dalam mengungkapkan past habit. Kita bisa menggunakan past simple sama halnya dengan penggunaan “used to” dan juga “would” dalam mengungkapkan kejadian yang dilakukan berulang ulang dimasa lampau. Contohnya :

Our family went / used to go / would go to Bandung every year.

(Dulu keluarga kami pergi ke Bandung setiap tahun.)

Tapi perlu diingat ya sobat, jika sesuatu terjadi hanya satu kali dimasa lampau, hanya bentuk past simple yang bisa kita gunakan.

Gimana sobat, sudah mengerti kan sampai disini ? Bagus deh kalau sudah bisa dipahami dengan jelas materi kali ini. Bagi yang masih bingung, ayoo baca sekali lagi agar kamu lebih paham dengan materi ini. Sampai disini dulu materi tentang Penggunaan Used To dan Would dalam mengungkapkan Past Habit, mudah mudahan bermanfaat, sampai jumpa lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *