Pengertian Nonfinite Verbs Serta Tipe Dan Contoh Kalimatnya


Nonfinite verb dengan finite verb merupakan dua jenis verb yang saling bertolak belakang. Selama ini mungkin kita belum tau tentang keberadaan dua jenis verb ini, dan hal itu sangat wajar kok. Tapi seiring dengan makin bertambahnya pengetahuan kita seputar pelajaran Bahasa Inggris, tentunya mempelajari jenis verb pun menjadi suatu hal yang perlu dilakukan. Karena itulah sobat, dalam artikel kali ini, kita akan mulai mempelajari tentang salah satu jenis verb tersebut yaitu tentang non-finite verb.

Penasaran kan seperti apa pengertian nonfinite verb itu, yuk simak penjelasan di bawah ini. Oh ya, kami juga sudah melengkapi nya dengan penjelasan untuk masing masing tipe dari non-finite verb dan juga contoh contoh nya lho, jadi kamu akan lebih mudah deh untuk mempelajarinya. Sip ya sobat, selamat membaca. – Bigbanktheories.com

Tipe Dan Contoh Nonfinite Verb

Pengertian Nonfinite Verbs Serta Tipe Dan Contoh Kalimatnya

Pengertian Non-Finite Verb

Non-finite verb adalah istilah yang digunakan untuk verb yang tidak berfungsi sebagai verb. Terdapat tiga tipe dari non-finite verb ini yaitu: gerunds, infinitives dan participles. Terkadang jenis verb ini dikenal juga dengan sebutan “verbal”, namun sekarang umumnya istilah ini terbatas untuk merujuk pada participles dan gerunds saja.

Related: Contoh Dan Perbaikan Squinting Modifiers Dalam Kalimat

Taukah kamu mengapa nonfinite verb bisa dikatakan tidak berfungsi sebagai verb? Ada beberapa alasan untuk hal ini sobat, yang pertama karena verb yang termasuk dalam kategori non-finite verb tidak menunjukkan ciri tertentu dalam tense, dalam artian bentuknya tidak terpengaruh meski digunakan dalam tense yang berbeda beda. Alasan lainnya masih berhubungan dengan bentuk nya yang tidak berubah, bentuk nonfinite verb juga tidak akan terpengaruh oleh number, gender dan juga person dari suatu kalimat.

Padahal kita tau bahwa verb pada umumnya akan mengalami perubahan bentuk dengan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang kami sebutkan di atas. Misalnya saja, sebuah verb bentuknya akan berbeda saat digunakan dalam present tense dan past tense, perhatikan contoh berikut:

Simple Present Tense

They go to school.

She goes to school.

Simple Past Tense

They went to school.

Nah, hal ini tidak berlaku bagi non-finite verb sobat. Bahkan sebenarnya, jika kita lihat dalam penggunaannya, bentuk non-finite verb atau bisa kita sebut sebagai verbal ini terkadang berfungsi sebagai adjective, adverb atau noun, dan bukan sebagai verb. Inilah sebabnya nonfinite verb tidak bisa berdiri sendiri dalam kalimat.

Tipe Dan Contoh Kalimat Non-Finite Verb

Di atas telah kami sebutkan bahwa ada tiga tipe dari non-finite verb yaitu: gerunds, invinitives dan juga participles. Ketiga tipe ini bisa dikatakan tipe utama atau main types dari nonfinite verb, karena masih bisa di buat lebih rinci lagi, misalnya saja participles yang bisa dibagi lagi menjadi present dan past participle. Namun dengan tujuan untuk membuat penjelasan materi ini simpel dan mudah dipahami, kami akan memakai tipe utama nya saja ya sobat. Silahkan diperhatikan beberapa contoh berikut ini.

Gerunds

Gerund adalah bentuk verb berakhiran –ing yang berfungsi sebagai noun.

Swimming is my favorite sport. (Berenang adalah olahraga kesukaan saya.)

Kata “Swimming” adalah gerund dan berfungsi sebagai noun. Bukti bahwa kata ini berfungsi sebagai noun adalah kita bisa menggantinya dengan sebuah pronoun yaitu “It”, dan kalimat tersebut akan menjadi “it is my favorite sport.”.

Infinitives

Baik infinitive (to + verb) maupun bare infinitive (infinitive without “to”) sama sama menggunakan bentuk verb dasar yang bersifat noninflected (tak berubah). Saat digunakan dalam kalimat bentuk verb ini biasanya berfungsi sebagai adverbs, noun atau bisa juga adjective.

I want to buy a new jacket. (Saya ingin membeli jaket baru.)

Verb “to buy” adalah infinitives yang berfungsi sebagai adverb, yang menerangkan verb “want” dalam kalimat tersebut.

Participles

Present participle (verb-ing) dan past participle (verb-ed/ verb 3) keduanya sama sama tidak berfungsi sebagai verb, namun sebagai adjective dalam kalimat.

The sleeping cat is mine.

We served a roasted chicken for dinner.

Nampak jelas dari kedua contoh di atas bahwa bentuk participle (kata bercetak tebal) berfungsi sebagai adjective yang menerangkan sebuah noun.

Itulah tadi sobat pengertian nonfinite verb dengan berbagai tipe dan contoh kalimatnya. Semoga penjelasan singkat yang kami berikan dalam artikel ini bisa dimengerti dengan mudah ya sobat. Terimakasih untuk kunjungannya, sampai ketemu lagi di lain waktu.

Referensi:

  1. What Are Non-Finite Verbs? – http://www.grammar-monster.com/glossary/non-finite_verbs.htm – Diakses tanggal 24 Januari 2017
  2. Nonfinite Verbs – http://grammarist.com/grammar/nonfinite-verbs/ – Diakses tanggal 24 Januari 2017
  3. Nonfinite Verb – http://grammar.about.com/od/mo/g/nonfiniterm.htm – Diakses tanggal 24 Januari 2017
  4. Nonfinite Verb – https://en.wikipedia.org/wiki/Nonfinite_verb – Diakses tanggal 24 Januari 2017
  5. Pengertian, Tipe, dan Contoh Kalimat Non-Finite Verb – http://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-non-finite-verb – Diakses tanggal 24 Januari 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *