Pengertian Narrative Text Lengkap Dengan Jenis Jenisnya


Pengertian narrative text sudah berulang kali dibahas di berbagai media, mulai dari blog atau website hingga dalam buku pelajaran. Oleh karena itu saya sangat yakin bahwa sobat yang sedang membaca tulisan ini sebenarnya sudah tau seperti apa yang dimaksud dengan narrative text itu. Tapi mungkin selama ini pemahaman yang kita terima setelah membaca penjelasan tentang narrative text di berbagai sumber itu belum benar benar membuat kita memahami jenis teks yang satu ini. Bukan karena penjelasan yang diberikan di berbagai sumber itu salah, hanya saja mungkin belum menyeluruh. Mari kita buktikan.

Saya ada pertanyaan untuk sobat semua, jika mendengar istilah Narrative Text disebut, apa yang akan terbayang dibenakmu? Cerita tentang Timun Mas dan Raksasa? Dongeng tentang Snow White atau Cinderella? Legenda Danau Toba dan Kisah Malin Kundang? Ya, benar sekali sobat. Tapi sekarang coba jawab pertanyaan saya yang satu ini, apakah buku seperti biografi, novel, cerita pendek dan puisi termasuk kedalam jenis Narrative Text? Hmm mungkin kita akan bingung untuk memberikan jawabannya ya. Nah, oleh karena itulah, kali ini saya ingin mencoba menjelaskan ulang pengertian narrative text yang lengkap dengan jenis-jenisnya, agar setelah membaca tulisan kali ini, sobat bisa mengenali dan membedakan jika suatu saat menemukan contoh narrative text dalam suatu teks bacaan. – Bigbanktheories.com

Pengertian Narrative Text Dibahas Secara Lengkap

Pengertian Narrative Text Lengkap Dengan Jenis Jenisnya

Pengertian Narrative Text

Sederhananya, narrative text adalah cerita dalam bentuk tulisan. Baik sesuatu yang real atau nyata ataupun sesuatu yang bersifat imaginary atau khayalan, keduanya bisa dikemas menjadi sebuah cerita atau story dan ini berarti keduanya bisa dijadikan sebuah narrative text. Jika selama ini sebuah narrative text diartikan sebagai bahan bacaan yang berisi cerita yang merupakan hasil dari imajinasi yang bertujuan untuk menghibur itu tidak salah, hanya saja ternyata saat kita pelajari lebih jauh, cakupan dari narrative text itu ternyata lebih luas.

Related: Contoh Narrative Text Bawang Merah Bawang Putih Dan Artinya

Jadi seperti apa narrative text itu sebenarnya? Awalnya saya juga bingung sobat, namun setelah mencoba memahami nya beberapa saat, akhirnya saya menemukan sebuah kata kunci penting dari pengertian narrative text itu. Kata kunci tersebut adalah “cerita” atau yang dalam Bahasa Inggris nya kita sebut dengan “story”.

Begini kira-kira ilustrasi nya: jika kamu mendengar kata “cerita” maka apa yang akan muncul di benak kamu saat ini? Banyak sekali mungkin ya, tapi izinkan saya untuk menyamakan persepsi kita akan hal ini. Bayangkan kita saling mengenal satu sama lain, atau anggap saja saya adalah seseorang yang sedang ingin “bercerita” kepada temen-temen semua.

Kemudian saya bilang “pada jaman dahulu kala” lalu saya berhenti. Apa yang terjadi kira-kira? Apakah menurut kamu itu adalah sebuah cerita? Apakah kamu akan diam saja dan menerima bahwa itu adalah sebuah cerita atau kamu akan bertanya kepada saya “ada apa emangnya pada jaman dahulu kala?”, saya yakin pasti kita akan bertanya ya. Karena secara naluriah, saat kita mendengar kata “cerita” maka kita mengharapkan sesuatu yang lebih dari sekedar perkataan “pada jaman dahulu kala” , iya kan?

Lalu saya melanjutkan cerita tersebut dan saya berkata “ada seorang pangeran” lalu saya berhenti lagi. Apakah dua bagian di atas jika digabungkan sudah bisa kita sebut cerita menurutmu? Saya rasa belum ya, bayangkan saja seseorang yang bilang bahwa dia ingin bercerita kepada kita hanya mengatakan “pada jaman dahulu kala, ada seorang pangeran” lalu kemudian diam dan tidak melanjutkan perkataannya, tentunya kita akan bertanya “teruuuus??”, intinya secara alami kita tau bahwa cerita itu belum berakhir, atau dengan kata lain saya bisa mengatakan bahwa, secara alamiah, kita bisa mengenali jika suatu pembicaraan atau tulisan itu adalah sebuah cerita atau bukan.

Inilah sebenarnya yang dimaksudkan dengan istilah narrative text itu sobat. Jadi sebuah bacaan bisa dikategorikan kedalam jenis narrative text jika bacaan tersebut mengandung cerita yang merupakan serangkaian kejadian yang saling berhubungan dan disampaikan secara berurutan dan rapih dari awal hingga akhir sehingga membentuk sebuah pemahaman yang utuh di benak pembaca atau pendengarnya. Inilah sebabnya kita tidak bisa menganggap ilustrasi yang saya berikan tadi sebagai sebuah cerita atau narrative text, karena saat sudah mendengar permulaan seperti itu, maka kita mengharapkan cerita itu terus berlanjut hingga akhir, barulah kita bisa menganggapnya sebagai suatu cerita yang utuh.

Dari pernyataan di atas, kita juga perlu memperhatikan bahwa sebuah narrative text haruslah disampaikan secara “berurutan dan rapih” dari awal hingga akhir agar bisa memiliki makna yang utuh atau lengkap. Berkaitan dengan hal ini kita juga perlu mempelajari Generic Structure Narrative Text yang merupakan urutan yang harus dipenuhi oleh sebuah teks bacaan agar bisa dikategorikan sebagai narrative text. Hal ini sangat penting untuk kamu ketahui, terutama jika kamu berniat untuk membuat karangan narrative text mu sendiri di rumah.

Sekarang, untuk menjawab pertanyaan di awal tulisan ini tadi, apakah novel, biografi dan cerita pendek termasuk kedalam narrative text? Maka jawabannya adalah ya, mereka bisa digolongkan kedalam contoh narrative text. Namun, di sekolah, khususnya di tingkat SMP yang dikenalkan adalah beberapa jenis berikut ini:

Jenis Narrative Text

Beberapa jenis narrative text yang dikenalkan di sekolah adalah sebagai berikut ini:

Folklore / Folktale (Cerita Rakyat)

Merupakan cerita kepercayaan yang telah lama ada di masyarakat. Berasal dari para nenek moyang dan disampaikan dari mulut ke mulut hingga tetap terus diceritakan hingga kini. Sebagian orang juga ada yang menyebut nya dengan istilah “Folktale” dalam Bahasa Inggris. Pelajari lebih jauh tentang Perbedaan Folklore dan Folktale di website ini.

Legend (Legenda)

Merupakan cerita yang sudah lama tersebar luas di masyarakat dan diyakini sebagai sebuah sejarah atau dipercaya sebagai hal yang benar terjadi di masa lalu, biasanya disebabkan karena adanya bukti peninggalan yang masih tersisa. Jika kita perhatikan, ternyata ada kemiripan antara jenis cerita Legend dengan Folklore ya, dan ternyata memang ada yang meyakini bahwa keduanya merupakan satu jenis cerita dimana folklore merupakan iduk nya.

Myth (Mitos)

Merupakan jenis narrative yang berhubungan dengan hal gaib, menceritakan asal usul suatu kebudayaan, yang biasanya dihubungkan dengan makhluk gaib seperti dewa dan sebagainya. Myth atau mitos dianggap sebagai satu jenis narrative text yang memiliki nilai yang berhubungan dengan agama dan kepercayaan dari suatu masyarakat. Masih sama seperti yang di atas, cerita yang digolongkan kedalam mitos atau myth ini juga dianggap sebagai bagian dari folklore, so jangan lupa untuk baca penjelasan yang lebih lengkapnya ya sobat.

Fable (Fabel)

Merupakan jenis cerita yang menggunakan tokoh hewan di dalamnya. Selama ini mungkin kita mengenalnya sebagai cerita hewan yang bisa berbicara dan berpikir layaknya manusia. Jika kita perhatikan, biasanya cerita-cerita seperti ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur pembaca atau pendengar saja ya sobat, namun biasanya ada nilai moral yang ingin disampaikan, seperti misalnya sikap tolong menolong atau nilai kebaikan lainnya. Dengan begini kita juga bisa menyimpulkan bahwa tujuan sebuah narrative text bukan hanya untuk menghibur saja.

Short Story (Cerita Pendek)

Merupakan cerita yang bersifat fiktif atau hanya merupakan khayalan. Karena berasal dari hasil imajinasi seseorang, maka siapapun dapat membuat cerita dalam bentuk short story ini sobat, tidak heran jika ini merupakan bentuk narrative text yang paling banyak dan paling mudah untuk kita temukan.

Sampai di dini bisa dipahami ya sobat. Sepertinya itu saja yang perlu saya bahas seputar pengertian narrative text dan jenis-jenisnya, mudah-mudahan nggak ada yang terlewatkan dan semoga apa yang saya bagikan tidak keliru. Namun jika memang nanti ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki, saya akan usahakan untuk melakukannya dengan segera.

Mengenali pengertian serta jenis narrative text ini mungkin terlihat sepele bagi sebagian orang. Tapi menurut saya kita perlu tau bahwa akan sangat menguntungkan bagi kita jika kita memahami hal ini, mengapa? Karena jenis teks narrative ini sudah banyak mendatangkan keuntungan dalam bentuk penghasilan yang melimpah bagi orang-orang yang menekuni nya, misalnya saya para pengarang novel, terbayang kan berapa banyak yang mereka hasilkan dengan membuat sebuah cerita yang tergolong kedalam narrative text ini. So, pelajarilah denagan serius, siapa tau rejeki mu ada di sini.

Baca Juga: 20 Contoh Narrative Text Panjang Dalam Bentuk Cerita Rakyat

Terimakasih banyak atas kunjungannya, mudah-mudahan artikel tentang pengertian narrative text lengkap dengan jenis-jenisnya kali ini bermanfaat bagimu. Sampai jumpa lagi dan jangan lupa baca juga Contoh Descriptive Text Singkat Tentang Lukisan Dan Artinya.

Referensi:

  1. Narrative – https://en.wikipedia.org/wiki/Narrative – Diakses tanggal 2 Februari 2018
  2. Difference Between Folklore and Folktale – http://www.differencebetween.com/difference-between-folklore-and-vs-folktale/ – Diakses tanggal 2 Februari 2018
  3. Narrative – FOKUS UN 2016 SMP/MTs – Erlangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *