Pengertian Dan Contoh Penggunaan Cardinal Dan Ordinal Number


Halo temen-temen, saya penasaran nih, apa temen-temen sudah tau tentang Cardinal dan Ordinal Number dalam Bahasa Inggris? Ya, mungkin sebagian orang sudah mengerti tentang materi number dalam Bahasa Inggris ini, namun mungkin saja ada yang belum tau tentang materi ini. Oleh karena itu, ayo kita coba pelajari lagi bersama.

Number (angka) dalam Bahasa Inggris bisa dibagi menjadi 2 macam, yaitu cardinal dan ordinal number. Mungkin temen-temen penasaran sekarang ya apa sebenarnya perbedaan antara cardinal dan ordinal number dalam Bahasa Inggris? Atau mungkin temen-temen juga penasaran apakah bentuk cardinal dan ordinal number itu berbeda? Naah, semua pertanyaan ini akan terjewab melalui penjelasan dalam artikel kali ini. Jadi kalau temen-temen ingin tau perbedaan antara cardinal dan ordinal number, silahkan baca artikel ini sampai selesai. – Bigbanktheories.com

Penjelasan Dan Contoh Cardinal And Ordinal Number

Cardinal And Ordinal Number

Penjelasan Tentang Penggunaan Cardinal Dan Ordinal Number

Dalam Bahasa Inggris, bilangan atau angka bisa dibagi menjadi dua yaitu : 1. Bilangan Biasa (Cardinal Number) dan 2. Bilangan Bertingkat (Ordinal Number). Terdapat beberapa perbedaan antara cardinal dan ordinal number, yaitu perbedaan bentuk dan perbedaan fungsinya.

Related: Question Mark Dalam Bahasa Inggris

Cardinal number termasuk kedalam Adjective (kata sifat) yang berfungsi sebagai bilangan yang dipakai untuk menyatakan jumlah. Sedangkan Ordinal Number dipakai untuk menyatakan urutan. Berikut ini kita akan mempelajari cara pengucapan Cardinal Numbers.

Cardinal Number – Bilangan Biasa

Cara Pengucapan Bilangan Cardinal

1 = One           11 = Eleven               30 = Thirty

2 = Two          12 = Twelve             40 = Forty

3 = Three       13 = Thirteen          50 = Fifty

4 = Four         14 = Fourteen         60 = Sixty

5 = Five           15 = Fifteen             70 = Seventy

6 = Six            16 = Sixteen              80 = Eighty

7 = Seven       17= Seventeen        90 = Ninety

8 = Eight        18 = Eighteen           100 = One hundred

9 = Nine         19 = Nineteen           1.000 = One thousand

10 = Ten        20 = Twenty             1.000.000 = One million

Nah temen-temen, bisa kita perhatikan ya dari contoh diatas, ada pola yang sama dalam pengucapan dan penulisan untuk Cardinal Number. Pola tersebut adalah : 1. Pada bagian angka atau bilangan “belasan” maka akan memiliki akhiran “teen” KECUALI untuk angka “11 dan 12”, 2. Pada bagian angka atau bilangan “puluhan” akan memiliki akhiran “ty”. 3. Untuk angka puluhan, contohnya seperti angka “21” maka kita hanya perlu menggabungkan cara pengucapan angka puluhannya ditambah cara pengucapan angka satuannya contohnya angka 21 akan dibaca “twenty-one”.

Cara Penulisan Bilangan Cardinal

Untuk cara penulisan cardinal number, sebenarnya cukup mudah, temen-temen hanya perlu mengikuti beberapa aturan dibawah ini.

1. Puluhan dan satuan langsung digabung dengan tanda (-)

     Contohnya :

                                55 = Fifty-five

                                24 = Twenty-four

2. Ratusan dan Puluhan digabung dengan kata “and”

     Contohnya :

                                248 = two hundred and forty-eight

                                356 = three hundred and fifty-six

3. Ribuan dan ratusan tidak perlu pakai “and”

     Contohnya :

                               3.527 = three thousand five hundred and twenty-seven

Ordinal Number – Bilangan Bertingkat

Cara Pengucapan Dan Penulisan Bilangan Ordinal

Ke-1 = First (1st )             Ke-11 = Eleventh (11th )              Ke-30 = Thirtieth (30th)

Ke-2 = Second (2nd )     Ke-12 = Twelfth (12th )                Ke-40 = Fortieth (40th)

Ke-3 = Third (3rd )         Ke-13 = Thirteenth (13th)           Ke-50 = Fiftieth (50th)

Ke-4 = Fourth (4th )       Ke-14 = Fourteenth (14th)         Ke-60 = Sixtieth (60th)

Ke-5 = Fifth (5th )            Ke-15 = Fifteenth (15th)              Ke-70 = Seventieth (70th)

Ke-6 = Sixth (6th )           Ke-16 = Sixteenth (16th)             Ke-80 = Eightieth (80th)

Ke-7 = Seventh (7th )     Ke-17 = Seventeenth (17th)       Ke-90 =Ninetieth (90th)

Ke-8 = Eighth (8th)         Ke-18 = Eighteenth (18th)          Ke-100 = One hundredth (100th)

Ke-9 = Ninth (9th)           Ke-19 = Nineteenth (19th)

Ke-10 = Tenth (10th )    Ke-20 = Twentieth (20th)

Dari beberapa contoh diatas, kita bisa melihat pola yang dipakai pada cara penulisan sekaligus pengucapan bilangan ordinal ya temen-temen. Pada bilangan ordinal, hanya terdapat empat macam akhiran yaitu : st, nd, rd, dan th. Akhiran (st, nd, dan rd) hanya muncul pada bilangan satuan), selain itu, semuanya akan menggunakan akhiran (th). Untuk menyebutkan urutan puluhan seperti misalnya urutan ke-21, kita hanya perlu menggabungkan angka puluhan dalam bentuk bilangan biasa atau Cardinal Number dengan kata satuan dalam bilangan bertingkat. Maka cara penulisan dan pengucapan urutan ke-21 adalah : Twenty-first (21st).

Bagaimana temen-temen penjelasan tentang Cardinal and Ordinal number diatas? Mudah-mudahan cukup lengkap dan jelas ya. Sampai disini dulu pembahasan kita tentang bilangan cardinal dan ordinal, sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terimakasih.

Referensi :

  1. Numbers In English – http://www.edufind.com/english-grammar/numbers-english/ – diakses tanggal 26 Februari 2016

2 THOUGHTS ON “Pengertian Dan Contoh Penggunaan Cardinal Dan Ordinal Number”

  1. thank you very much for the explanation that is given , this article is very helpful at all


  2. You are welcome Sebastian, nice to hear that.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *