Pengertian Dan Contoh Linking Verb Dalam Bahasa Inggris


Saya yakin kita semua pernah mendengar istilah linking verb ya selama kita belajar Bahasa Inggris. Mungkin yang paling sering itu waktu kita di tingkat SMA, karena walaupun bentuk atau contoh contoh linking verb sudah sering digunakan dari awal kita SD, namun biasanya istilah linking verb ini belum dikenalkan di awal. Ini artinya, walaupun saat ini kamu merasa masih bingung dan belum mengerti tentang pengertian linking verb tapi sebenarnya sobat sudah sering menggunakan beberapa contoh dari linking verb ini. Nggak percaya? Simak penjelasan meteri tentang linking verb berikut ini deh. – Bigbanktheories.com

Contoh Linking Verb Dalam Kalimat

Pengertian Dan Contoh Linking Verb

Pengertian Linking Verb

Linking verb adalah verb yang berfungsi untuk menghubungkan (to link) subject dengan kata atau bagian kalimat yang mengandung informasi atau penjelasan tentang subject tersebut. Jenis kata kerja ini tidak digunakan untuk menunjukkan aksi atau perbuatan, tapi untuk menunjukkan hubungan antara subject dengan bagian yang melengkapinya atau yang biasa kita kenal dengan subject complement. Pelengkap ini bisa berupa noun, adjective maupun adverb. Perhatikan contoh penggunaan linking verb dalam kalimat berikut ini:

She is beautiful.

Related: Pengertian Dan Contoh Predeterminer Dalam Bahasa Inggris

Dalam contoh kalimat di atas, “is” adalah contoh linking verb yang menghubungkan subject “She” dengan kata “beautiful” yang menerangkan subject.

Tidak hanya verb be (am, is, are, was, were) saja yang termasuk kedalam linking verb, namun juga beberapa verb lain seperti: feel, look, smell, sound, taste, act, appear, become, continue, grow, prove, remain, seem, turn dan sebagainya.

Mungkin kamu bertanya tanya, bisakah sebuah linking verb berfungsi juga sebagai action verb? Jawabannya, bisa namun tidak semuanya. Contohnya:

She smells the Pizza. (Action verb)

She smells nice. (Linking verb)

Coba perhatikan contoh di atas, pada kalimat pertama, kata “smells” berfungsi sebagai action verb karena yang muncul setelahnya berupa object, artinya subject melakukan aksi terhadap object tersebut. Berbeda dengan kalimat kedua, kata “smells” bukan berupa aksi, namun menjadi penghubung antara subject dengan kata yang menerangkan kondisi subject tersebut. Di kalimat kedua inilah kata “smells” berfungsi sebagai linking verb. Bagaimana? Bisa dibedakan ya?

Contoh Linking Verb Dalam Kalimat

Riki is happy with his new job as assistant lecturer.

Anita appears upset about the result.

The cake smells nice.

Your idea about the new year party sound good.

You look tired after running around the house.

I am an experienced basket ball player.

Zidki acted nervous when his father found his wallet.

The audience stayed focus when the magician performed the trick.

All the students seem satisfied with the teacher explanation.

This strawberry cheese cake taste delicious.

The cat felt sleepy all day long.

The building remained unharmed after the riot yesterday.

All the puppies were naughty.

The test gets easier after a couple of trial.

We grow older everyday.

I feel happy when my parents appreciate me.

Your friend might be disappointed if you don’t come to her wedding party.

The result of the test indicate that your son is genius.

His face turns red when he is angry.

Oke deh sobat, itulah tadi beberapa contoh penggunaa linking verb dalam kalimat, semoga bisa dipahami. Sampai disini pembahasan materi seputar linking verb yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat. Terimakasih untuk kunjungannya, sampai jumpa lagi dalam materi menarik lainnya.

Referensi:

  1. Pengertian, Fungsi dan Contoh Kalimat Linking Verb – http://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-linking-verbs – Diakses tanggal 4 Februari 2017
  2. Examples of Linking Verbs – http://examples.yourdictionary.com/examples-of-linking-verbs.html – Diakses tanggal 4 Februari 2017
  3. What Are Linking Verbs? (with Examples) – http://www.grammar-monster.com/glossary/linking_verbs.htm – Diakses tanggal 4 Februari 2017

2 THOUGHTS ON “Pengertian Dan Contoh Linking Verb Dalam Bahasa Inggris”

  1. kalau verb of sensasion itu tersmasuk linkin verb yang bagaimana. Trus penggunaanya gimana kak ?


    1. Halo Gusti, maaf ya menunggu lama untuk jawabannya, kami sempat nggak aktif beberapa hari kemarin. Kalau boleh tau Gusti sudah di tingkap apa nih sekarang? SMA atau kuliah? Kami salut dengan pertanyaannya 🙂 , selama ini kami berpikir sangat jarang ada yang mempelajari linking verb hingga ke pembahasan verb of sensation, karena itu kami tidak menyinggung nya dalam artikel ini, dan sengaja ingin membahasnya dalam artikel khusus.
      Berikut ini penjelasan singkat yang bisa kami berikan untuk saat ini, semoga membantu ya.

      Perlu diingat bahwa linking verb adalah jenis kata kerja yang menghubungkan subject dengan subject compelement nya (informasi mengenai subject).
      Contoh: She is beautiful.
      Dalam contoh ini “is” adalah linking verb, kita biasa mengenalnya dengan sebutan to be. Apakah to be lain termasuk juga kedalam linking verb? jawabannya iya.
      Mengapa “is” termasuk kedalam linking verb? karena “is” menjadi penghubung antara subject dengan informasi tambahan yang menerangkan subject tersebut.

      Verb of sensation juga termasuk kedalam linking verb, karena umumnya setelah verb of sensation yang akan muncul adalah adjective (yang merupakan keterangan tentang subject). Beberapa yang termasuk dalam verb of sensation: look, smell, taste, sound, feel.
      Contohnya: It smells nice.
      kata “smells” disini berfungsi sebagai linking verb yang menghubungkan subject “it” dengan informasi tentang subject tersebut “nice”.

      Supaya kita bisa memahami alasan suatu verb disebut linking verb, kita perlu memahami juga apa bedanya linking verb dengan action verb. Kami sudah memberikan contoh untuk hal ini dalam artikel di atas, yaitu contoh berikut:

      She smells the Pizza. (action verb)
      She smells nice. (linking verb)

      kata smells di kalimat pertama berfungsi sebagai action verb karena menunjukkan “aksi” atau “tindakan” yang dilakukan subject terhadap object. Sedangkan dalam kalimat kedua kata “smells” menjadi penghubung antara subject dengan informasi/keterangan mengenai subject tersebut.

      Kami harap penjelasna ini bisa membantu ya Gusti, sekali lagi terimakasih atas pertanyaannya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *