Pengertian Appositive Dan Contohnya Dalam Bahasa Inggris


Banyak sekali ternyata yang tertarik untuk memahami pengertian Appositive dan contoh penggunaannya dalam Bahasa Inggris. Hal ini menurut saya sangat wajar, karena sadar atau tidak, saat kita menggunakan Bahasa Inggris dalam kegiatan kita sehari-hari, kita ternyata sering menggunakan pola atau bentuk Appositive ini dalam kalimat. Mungkin kalau dalam percakapan langsung atau lisan, kita tidak seberapa memperhatikan penggunaan Appositive ini, namun saat sudah berhubungan dengan tulisan, barulah kita merasa tertantang untuk mengenal cara penggunaan Appositive yang tepat, karena ternyata ada aturan tertentu dalam pemakaiannya.

Appositive merupakan modifikasi tambahan terhadap sebuah kalimat. Ini artinya, jika sebuah Appositive kita hilangkan dari sebuah kalimat, maka hal ini tidak akan mengganggu keutuhan makna kalimat tersebut. Appositive juga merupakan salah satu dari sekian banyak rhetorical device dalam Bahasa Inggris. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwa penggunaan Appositive dalam sebuah kalimat ditujukan untuk mencapai suatu efek tertentu layaknya rhetorical device yang lain. Seperti apa ya sebenarnya yang disebut dengan Appositive itu? Dan apa tujuan yang ingin dicapai dengan menggunakannya dalam kalimat? Ayo kita temukan jawabannya dalam pejelasan singkat berikut ini. – Bigbanktheories.com

Definition and Examples of Appositive

Pengertian Appositive Dan Contohnya Dalam Bahasa Inggris

Pengertian Appositive

Yang dimaksud dengan Appositive adalah noun (kata benda) atau noun phrase yang letaknya bersebelahan atau berdekatan dengan noun lain, dengan tujuan untuk menambahkan informasi terhadap noun tersebut dengan cara menamai ulang noun tersebut (rename the noun) atau dengan mendeskripsikan noun tersebut (describe the noun). Perhatikan contoh Appositive berikut ini (contoh Appositive diberi warna merah):

Related: Conditional Type 1 Dan Contoh Penggunaannya Dalam Kalimat

My cat, Fluffy, hates milk. (The Appositive rename the noun)

Dr. Kinman, a lecturers at Foremost University, won Nobel Prize for his invention of water purifier. (The Appositive describe the noun)

Kata “Appositive” diyakini berasal dari Bahasa Latin yang berarti “to put near, side by side, or alongside” yang jika kita terjemahkan kedalam Bahasa Indonesia berarti “mendekatkan, bersebelahan, atau di samping”. Kata ini ternyata tidak hanya ditemukan dalam istilah ilmu kebahasaan saja, namun kata ini ternyata juga digunakan di bidang science yang berhubungan dengan dunia medis. Dalam penggunaannya di ilmu kebahasaan, kata “Appositive” merujuk pada posisi noun atau noun phrase penjelas yang letaknya berdampingan dengan noun yang dijelaskannya, seperti halnya yang telah saya jelaskan dalam definisi di atas.

Dalam penulisannya antara Appositive dengan clause utama dan noun yang diterangkannya, biasanya akan dibatasi dengan commas (tanda koma). Namun ternyata bisa juga dibatasi dengan brackets (tanda kurung) atau dashes (tanda hubung). Pada dua contoh Appositive di atas, kita telah melihat bagaimana cara penggunaan commas untuk melingkupi suatu Appositive, nah berikut ini akan saya tunjukkan contoh Appositive yang menggunakan brackets dan juga dashes.

My nephew loves to impersonate The Flash (the fastest Superhero)

My nephew loves to impersonate The Flash – the fastest Superhero.

Restrictive dan Non-Restrictive Appositive

Terkait dengan cara penulisan dan penggunaan Appositive dalam kalimat, kita perlu mengenal istilah restrictive dan non-restrictive Appositive. Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

Restrictive Appositive

Yang dimaksud dengan restrictive Appositive adalah noun atau noun phrase yang mengandung informasi penting (essential element) terkait dengan noun yang dijelaskannya. Dengan begini anggapannya adalah keberadaan Appositive tersebut penting bagi keutuhan makna kalimat tersebut dan ini membuat Appositive tersebut tidak bisa begitu saja kita hilangkan.

Non-Restrictive Appositive

Non-restrictive Appositive adalah noun atau noun phrase yang dianggap tidak penting (nonessential) keberadaannya, karena jika dihilangkan, hal ini tidak mengganggu keutuhan makna kalimat. Bentuk inilah yang paling sering kita temui saat menggunakan Appositive dalam kalimat, dimana informasi yang kita tambahkan memang hanya bersifat keterangan extra atau tambahan saja.

Apa yang membedakan antara restrictive Appositive dengan non-restrictive Appositive? Selain dari pengertian dan tingkat kepentingan informasi yang terkandung di dalamnya, kedua jenis Appositive ini berbeda dalam proses penulisannya. Berbagai contoh yang telah kita bahas di atas, semua nya adalah contoh dari non-restrictive Appositive, dimana kita menggunakan comma dalam memisahkan antara Appositive dengan main clause (klausa utama) dan noun yang diterangkannya.

Dalam restrictive Appositive, kita tidak memisahkan antara Appositive dengan noun yang diterangkannya. Jadi bisa kita simpulkan bahwa tidak ada penggunaan tanda baca comma dalam restrictive Appositive. Berikut ini adalah contoh restrictive Appositive yang bisa kamu pahami dengan mudah:

My neighbor Scott helps me build a swimming pool.

Dalam contoh di atas, yang merupakan Appositive adalah “Scott” dan ia menerangkan “My neighbor”. Pada contoh ini “Scott” berperan sebagai restrictive Appositive karena ia mengandung penjelasan yang penting bagi keutuhan kalimat tersebut dan tidak bisa dihilangkan begitu saja. Andaikan kita hilangkan, tentu keutuhan cerita dari kalimat tersebut akan hilang dan akan muncul pertanyaan “Which neighbor?” atau “tetangga yang mana yang membantumu”.

Mungkin sobat merasa penasaran ya, apa bedanya contoh di atas dengan contoh kalimat “My cat, Fluffy, hates milk.” yang muncul di bagian awal pembahasan materi kali ini. Mari kita bandingkan dengan anggapan bahwa kita menuliskannya dengan cara yang sama.

Contoh 1: My cat, Fluffy, hates milk.

Contoh 2: My neighbor, Scott, helps me build a swimming pool.

Sebenarnya, bisa saja kita menuliskan contoh kalimat tersebut seperti pada Contoh 2, namun ternyata, bila kita menuliskannya seperti itu, maka makna yang terkandung di dalamnya adalah bahwa si speaker (pembicara) hanya memiliki satu tetangga yaitu si Scott. Sedangkan hal ini merupakan sesuatu yang sangat kecil kemungkinannya terjadi di dunia nyata kan, dimana seseorang hanya memiliki satu tetangga saja. Sedangkan untuk Contoh 1, mengapa ia bisa kita ungkapkan dalam bentuk non-restrictive clause? Jawabannya ya karena memang mungkin saja bahwa si pembicara hanya memiliki satu kucing yaitu si “Fluffy”.

Bagaimana sobat, bisa dipahami dengan mudah kan contoh yang saya berikan? Baiklah kalau penjelasan tentang pengertian Appositive di atas sudah sobat pahami dengan baik, ini saatnya kita mengamati beberapa contoh penggunaan Appositive dalam kalimat.

Contoh Appositive Dalam Bahasa Inggris

Di bawah ini sudah saya sediakan beberapa contoh Appositive dalam Bahasa Inggris yang bisa sobat amati. Jika ada yang sulit untuk dipahami, jangan ragu untuk menanyakan langsung pada saya lewat kolom komentar.

J.K. Rowling, an ingenious fantasy story writer, published a new novel last month.

Most of my classmates idolize BlackPink, a famous Korean girlband.

Mr. Dimas, the owner of EnglishDojo(dot)com, sold his website to his partner.

My friend Tandy left her car in my house last night.

Yap, selesai sudah pembahasan singkat tentang pengertian dan contoh Appositive kali ini, saya harap penjelasan yang saya berikan bisa dipahami dengan mudah ya. Terimakasih banyak atas waktu yang sudah kamu luangkan, semoga bermanfaat. Sampai ketemu lagi di artikel seru lainnya, dan seperti biasa, baca juga Pengertian Antithesis Dan Contohnya Dalam Bahasa Inggris.

Referensi:

  1. Appositive | What is an Appositive? – https://www.grammar-monster.com/glossary/appositive_apposition.htm – Diakses tanggal 12 Desember 2018
  2. Appositives and Appositive Phrases – https://www.grammarly.com/blog/appositive/ – Diakses tanggal 12 Desember 2018
  3. Examples of Appositive Nouns – https://grammar.yourdictionary.com/parts-of-speech/nouns/example-of-an-appositive-noun.html – Diakses tanggal 12 Desember 2018
  4. The Appositive – http://www.chompchomp.com/terms/appositive.htm – Diakses tanggal 12 Desember 2018
  5. Pengertian, Posisi, dan Contoh Kalimat Appositive (Phrase) – https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-appositive-phrase – Diakses tanggal 12 Desember 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *