Direct And Indirect Speech Beserta Contoh Kalimatnya


Direct and Indirect speech adalah istilah yang merujuk pada bentuk suatu ujaran atau kalimat. Dari judul yang tertera di atas postingan kali ini, sobat tentu sudah menangkap bahwa ada dua bentuk ucapan yang akan kita pelajari yaitu: Direct Speech dan Indirect Speech. Jika kita melihat sekilas dari namanya, maka keduanya sama sama merupakan “Speech” atau “ucapan”. Letak bedanya adalah pada kata “Direct” yang berarti “Langsung” serta “Indirect” yang berarti “Tak Langsung”. Dengan begini kita bisa simpulkan bersama bahwa yang akan kita pelajari kali ini adalah bentuk ucapan atau kalimat langsung dan tidak langsung. Bagi sobat yang beru pertama kali mendengar istilah ini, tentu belum ada bayangan ya seperti apa bentuknya, untuk itu bacalah penjelasan yang kami sajikan di bawah ini secara teliti.

Penjelasan tentang Direct and Indirect speech ini sebenarnya bisa sobat pelajari juga dalam pembahasan tentang Reported Speech yang telah kami berikan beberapa waktu yang lalu. Karena Reported Speech itu adalah sebutan atau nama lain dari Indirect Speech, dan meski dari judulnya seolah terlihat kalau postingan tersebut hanya berisi penjelasan tentang Reported Speech saja, namun proses menjelaskan pengertian Indirect Speech tidak bisa lepas dari penjelasan atau pemberian contoh Direct Speech juga, oleh sebab itu meski tidak disebutkan secara gamblang namun kalau sobat perhatikan di dalamnya juga sudah terkandung beberapa contoh kalimat yang tergolong kedalam Direct Speech. Jadi jika sobat sudah pernah membaca artikel tersebut, anggap saja penjelasan kali ini sebagai penguat ingatan kita bersama. – Bigbanktheories.com

Pengertian Direct And Indirect Speech Dan Contoh Kalimatnya

Direct And Indirect Speech Beserta Contoh Kalimatnya

Pengertian Direct And Indirect Speech

Direct and Indirect speech adalah cara melaporkan ucapan seseorang dalam bentuk lisan ataupun tertulis. Perhatikan ya sobat, keduanya bukanlah merupakan perkataan atau ucapan kita sendiri namun merupakan hal yang dikatakan oleh orang lain (dalam hal ini disebut “original speaker”). Dengan adanya dua istilah yang digunakan, ini berarti terdapat perbedaan diantara keduanya. Berikut ini penjelasan singkat untuk masing masing bentuk tersebut.

Related: Understood Subjects Dalam Bahasa Inggris Serta Penjelasannya

Direct Speech

Direct speech atau “quoted speech” atau “reported direct speech” adalah bentuk kalimat yang melaporkan ucapan atau pernyataan seseorang dalam bentuk ucapan asli yang di ucapkan oleh si “original speaker” atau si pembicara. Dalam bahasa sederhananya, jika kita diminta membuat Direct Speech, berarti kita diminta “mengulangi” kata kata yang di ucapkan. Jadi ibaratkan Pria A berkata “Saya tidak suka sate.” Kemudian Pria B bertanya pada kita “apa yang dia (Pria A) katakan?”, maka dalam bentuk Direct Speech kita akan mengatakan “Dia bilang “Saya tidak suka sate.” ” sama persis tanpa ada perubahan. Tapi tentu kita menyadari bahwa ada yang berbeda ya karena kita memberikan penambahan “dia bilang”. Mari kita jabarkan sedikit.

Original speaker: I don’t like sate.

Question: what did he say?

Your answer: He said, “I don’t like sate.” (Direct Speech)

Nah, setelah di jabarkan seperti ini baru kelihatan ya apa perubahannya. Yak, benar sekali sobat, yang pertama itu adalah adanya penambahan berupa pernyataan yang mengindikasikan bahwa ini adalah ucapan orang lain, dalam hal ini “He said,”. Dan jika dari tadi sobat memperhatikan dengan teliti maka kamu pasti menyadari kemunculan tanda kutip atau yang dalam Bahasa Inggris kita sebut Quotation Marks yang mengelilingi original statement yang sedang kita ulangi. Ini adalah salah satu syarat dalam Direct Speech dan inilah sebabnya Direct Speech juga dikenal dengan istilah “quoted speech”.

Bagaimana sobat, sampai disini bisa dipahami kan penjelasannya? Ayo kita lanjutkan kalau begitu.

Indirect Speech

Indirect speech atau “reported speech” adalah bentuk kalimat yang melaporkan ucapan seseorang tanpa mengutip nya secara terang terangan namun dengan melakukan perubahan pada struktur kalimat tersebut sehingga tetap nampak dengan jelas bahwa kita sedang melaporkan ucapan orang lain dan bukan sedang membuat pernyataan dari diri kita sendiri. Ada aturan tertentu yang harus kita ketahui jika ingin menyatakan ucapan seseorang dalam bentuk indirect speech atau mengubah dari direct ke indirect speech. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

Jika kita ingin membuat sebuah Indirect Speech atau ingin mengubah dari Direct menjadi Indirect Speech, maka kita harus melakukan beberapa hal berikut ini:

1.Pastikan kita menghilangkan “quotation marks” yang tadinya ada dalam bentuk Direct Speech.

2.Hilangkan capital leter dari kata di awal kalimat yang berada dalam tanda kutip tadi, hal ini perlu kita lakukan karena mereka akan bergabung menjadi satu kalimat.

3.Menambahkan kata “that/whether/if” tepat setelah pernyataan yang mengindikasikan bahwa itu adalah ucapan orang lain.

4.Ubah atau sesuaikan pronoun, verb serta time reference dari kalimat awal.

Sampai disini masih bingung ya sobat, oke mari kita pahami bersama sambil mempraktikkan merubah dari bentuk Direct kedalam Indirect Speech nya.

Direct Speech: He said, “I don’t like sate.”

Indirect Speech: He said that he didn’t like sate.

Bagaimana sobat, berbeda kan tampilan kalimatnya, namun jika kita baca, kita tetap akan menangkap pemahaman yang sama dari kedua kalimat di atas bahwa si “original speaker” yang mengeluarkan ucapan ini pada awalnya tidak menyukai sate.

Perlu sobat ketahui juga bahwa untuk contoh seperti di atas, ada yang berpendapat bahwa kita bisa mempertahankan verb nya tetap pada bentuk asal, sehingga kalimat tersebut menjadi: He said that he doesn’t like sate. Dengan anggapan bahwa jika kita sebagai pelapor masih meyakini bahwa si “original speaker” masih tidak menyukai sate atau kita menganggapnya sebagai kondisi yang konstan (present tense). Kami juga tidak berani berkomentar tentang pendapat ini karena keterbatasan pengetahuan kami, untuk itu kami minta maaf. Pelajari lebih jauh tentang perubahan time reference antara Direct and Indirect Speech, perubahan verb, serta bentuk Direct and Indirect Speech untuk pola Yes-No Question pada link berikut ini: Read more..

Contoh Kalimat Direct and Indirect Speech

Direct Speech: Rano said, “I saw the movie.”

Indirect Speech: Rano said that he had seen the movie.

Direct Speech: “I am hungry” said Angelina.

Indirect Speech: Angelina said that she was hungry.

Direct Speech: My father said, “I want to meet your roommate.”

Indirect Speech: My father said that he wanted to meet my roommate.

Direct Speech: He said, “I bring my Spider-man costume today.”

Indirect Speech: He said that he brought his Spider-man costume that day.

Oke deh sobat, itu saja sedikit ulasan yang bisa kami bagikan seputar materi Bahasa Inggris tentang Direct and Indirect Speech, semoga bermanfaat dan bisa membantu sobat dalam memahami pelajaran tersebut. Terimakasih banyak atas unjungannya hari ini, jangan lupa cek juga 50 Contoh Report Text Singkat Tentang Hewan Beserta Artinya yang telah tersedia di website kami sejak kemarin. Sampai jumpa lagi.

Referensi:

  1. Pengertian dan Contoh Kalimat Direct – Indirect Speech – https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-direct-indirect-speech – Diakses tanggal 6 Desember 2017
  2. Direct Speech – https://en.wikipedia.org/wiki/Direct_speech – Diakses tanggal 6 Desember 2017
  3. Indirect Speech – https://en.wikipedia.org/wiki/Indirect_speech – Diakses tanggal 6 Desember 2017
  4. Direct and Indirect Speech – http://www.ef.com/english-resources/english-grammar/direct-and-indirect-speech/ – Diakses tanggal 6 Desember 2017
  5. Direct and Indirect Speech – http://www.studyandexam.com/direct-indirect-speech.html – Diakses tanggal 6 Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *