Delayed Appositive Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya


Apa itu Delayed Appositive? Secara sederhana hal ini berarti sebuah “Appositive” yang “di-delay” atau dalam Bahasa Indonesia nya “ditunda”. Bagi sobat yang sudah familiar dengan penggunaan Appositive dalam kalimat mungkin saat ini sudah ada sekilas gambaran tentang seperti apa yang dimaksud dengan “Delayed Appositive” itu. Tapi bagi yang belum pernah mempelajari tentang pengertian dan contoh Appositive dalam Bahasa Inggris, mungkin saat ini sobat masih sangat kebingungan akan apa sebenarnya yang sedang kita bicarakan ini.

Untuk membantu sobat dalam memahami penjelasan materi di bawah ini, saya sengaja memulai penjelasan tentang Delayed Appositive kali ini dengan mengulas sedikit tentang pengertian Appositive beserta contohnya. Barulah setelah itu saya lanjutkan dengan pembahasan tentang Delayed Appositive. Silahkan simak penjelasan materi berikut ini, semoga sobat bisa memahaminya dengan mudah. – Bigbanktheories.com

Delayed Appositive Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Pengertian Delayed Appositive

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, Delayed Appositive adalah Appositive yang di tunda kemunculannya dalam kalimat. Untuk memahami pengertian Delayed Appositive ini, saya perlu menyegarkan kembali ingatan kita tentang materi Appositive yang sudah pernah kita pelajari sebelumnya.

Related: Penjelasan Dan Contoh Kalimat Indefinite Pronoun Termudah

Appositive adalah modifikasi tambahan terhadap suatu noun (kata benda) yang muncul dalam sebuah kalimat dengan tujuan untuk memberi keterangan atau informasi tambahan terhadap noun tersebut. Sebuah Appositive bisa berupa noun dan bisa juga berupa pronoun (kata ganti) yang terkadang sering disertai dengan beberapa modifier sehingga membentuk sebuah noun phrase.

Untuk membantumu memahami penjelasan tentang Appositive di atas, perhatikanlah contoh penggunaan Appositive dalam kalimat berikut ini:

Contoh: Mr. Dikta, our English teacher, received so many love letters on Teacher’s day last month. (Pak Dikta, guru Bahasa Inggris kita, menerima begitu banyak surat cinta pada hari guru bulan kemarin.)

Dalam kalimat di atas, yang merupakan contoh Appositive adalah bagian “our English teacher”. Bentuk Appositive pada kalimat ini memberi keterangan tambahan terhadap noun yaitu “Mr. Dikta” yang dalam contoh kali ini berbentuk Proper Noun (nama orang, kota dan sebagainya).

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas bahwa sebuah Appositive adalah modifikasi yang bersifat “tambahan”. Dengan kata lain, jika seandainya bentuk Appositive pada kalimat di atas kita hilangkan, maka kalimat tersebut masih akan tetap bermakna utuh.

Contoh: Mr. Dikta received so many love letters on Teacher’s day last month.

Bagaimana sobat, kalimatnya tetap baik-baik saja kan tanpa Appositive. Meski begitu, kita tentu menyadari bahwa keberadaan Appositive seperti pada contoh kalimat yang pertama, ternyata memang membantu kita untuk memberikan keterangan lebih dalam kalimat kita, sehingga orang lain yang membaca / mendengar kalimat tersebut bisa memperoleh informasi yang lebih lengkap. Tanpa adanya keterangan tambahan dalam bentuk Appositive, kita sebagai pembaca kalimat tersebut tidak bisa tau siapa sebenarnya Pak Dikta itu, atau guru mata pelajaran apa pak Dikta itu.

Nah, seperti itulah konsep dasar Appositive sobat, mudah kan?

Sebuah Appositive biasanya muncul sebelum atau setelah noun yang diterangkannya, dan umumnya kemunculan bentuk Appositive ini bersifatlangsung” atau “tepat berada didekatnoun yang diterangkannya. Misalnya pada contoh kalimat kita tadi, noun yang dimodifikasi adalah “Mr. Dikta” kemudian setelahnya langsung muncul bentuk Appositive, baru kemudian dilanjutkan dengan bagian kalimat yang lain.

Delayed Appositive tidak mengikuti aturan kemunculan sebuah Appositive  dalam kalimat seperti yang baru saja saya sampaikan sobat. Bukannya muncul langsung setelah noun yang diterangkan, sebuah Delayed Appositive akan “ditundakemunculannya, sehingga antara noun yang diterangkan dengan bentuk Appositive yang menerangkannya akan ada jarak yang diisi oleh unsur atau informasi lain dari kalimat tersebut.

Memangnya bisa ya sebuah Appositive muncul tidak bersebelahan dengan noun yang diterangkannya? Jawabannya, Ya, Bisa, sobat. Itulah sebabnya kita mengenal istilah Delayed Appositive ini sobat. Hal ini ternyata bisa terbentuk saat kalimat yang kita buat menggunakan pola konstruksi “Extraposition” (konstruksi kalimat dimana frasa / klausa yang berfungsi sebagai subject pindah ke bagian akhir kalimat dan posisi subject yang berada di depan kalimat digantikan oleh dummy berupa pronoun “it”).

Contoh: It is important that you check the expiration date of a product before you eat it. (Merupakan hal yang penting anda memeriksa tanggal kedaluwarsa dari suatu produk sebelum anda memakannya.)

Contoh kalimat di atas merupakan contoh Delayed Appositive dimana bagian yang dicetak tebal dan berwarna merahthat you check the expiration date of a product before you eat it” merupakan bentuk Appositive yang menerangkan pronounit” yang pada kasus ini sebenarnya berperan sebagai dummy. Jika kita perhatikan, pada contoh kalimat di atas, ternyata antara noun yang diterangkan dengan bentuk Appositive yang menerangkannya “disela” atau “dipisah” dengan unsur kalimat yang lain.

Ingat! Jika bagian Appositive pada kalimat di atas kita hilangkan, maka kalimat tersebut sebenarnya masih tetap bisa berdiri sebagai suatu kalimat yang memiliki makna utuh yaitu “It is important” namun kemudian tentu akan timbul pertanyaan bagi kita yang sama sekali belum tau apa yang dimaksud dengan “it” di sini, atau dengan kata lain akan timbul pertanyaan “What is important?” dan jawabannya terletak di bagian Appositive nya.

Bagaimana sobat, sudah jelas kan sekarang apa yang dimaksud dengan Delayed Appositive itu. Kalau begitu, ini saatnya bagi kita untuk mempelajari beberapa contoh Delayed Appositive lainnya. Silahkan perhatikan beberapa contoh berikut ini.

Contoh Delayed Appositive

Sobat, di bawah ini saya sudah mengumpulkan beberapa contoh Delayed Appositive untuk sobat amati. Pahamilah cara pemakaian Appositive pada kalimat berikut ini supaya kelak kamu akan bisa menggunakannya dengan mudah.

It’s nice to meet you.

(Senang bertemu denganmu.)

It is an honour to serve you.

(Merupakan suatu kehormatan (bagi saya) untuk melayani anda.)

This was not a good idea, hanging out without money.

(Bukanlah suatu ide yang bagus, nongkrong tanpa uang.)

It is impossible what you are trying to build.

(Merupakan hal yang mustahil apa yang sedang kau coba bangun.)

It seems to me that she didn’t like it here.

(Sepertinya dia tidak suka berada di sini.)

Begitulah tadi sobat sekilas pembahasan tentang Delayed Appositive dalam grammar Bahasa Inggris. Terimakasih sudah membaca tulisan saya kali ini hingga selesai, saya doakan sobat bisa memahami penjelasan di atas dengan mudah serta ilmu yang sobat peroleh hari ini bermanfaat bagi sobat dan orang lain disekitar sobat semua. Saya akhiri sampai di sini, sampai ketemu lagi. Silahkan lanjutkan dengan Degrees of Comparison Dalam Bahasa Inggris dan Contohnya.

Referensi:

  1. Pengertian dan Contoh Kalimat Delayed Appositive – https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-delayed-appositive – Diakses tanggal 19 Desember 2019
  2. Pengertian, Posisi, dan Contoh Kalimat Appositive (Phrase) – https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-appositive-phrase – Diakses tanggal 19 Desember 2019
  3. Nouns – https://webapps.towson.edu/ows/nouns.htm – Diakses tanggal 19 Desember 2019
  4. Verbals – https://webapps.towson.edu/ows/verbals.html – Diakses tanggal 19 Desember 2019
  5. Pengertian dan Contoh Kalimat Extraposition – https://www.wordsmile.com/pengertian-dan-contoh-kalimat-extraposition – Diakses tanggal 19 Desember 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *