Contoh Personal Recount Text Terbaru Beserta Artinya


Personal recount merupakan salah satu dari tiga jenis recount text dalam Bahasa Inggris. Tipe yang satu ini berisikan cerita ulang tentang kegiatan atau peristiwa dimana sang penulis atau sang pembicara ikut serta secara langsung di dalam nya. Salah satu contoh yang mungkin tergolong mudah untuk dibuat tentu berkaitan dengan pengalaman liburan yang pernah kita alami. Nah, dalam contoh personal recount text terbaru kali ini, saya akan menampilkan cerita pengalaman pribadi saya bersama keluarga waktu kami berlibur ke kota Padang tahun lalu. Silahkan disimak, semoga bermanfaat dan bisa menghibur sobat pembaca di rumah.

Oh ya, bagi sobat yang sebelumnya belum mengenal jenis-jenis recount text dalam Bahasa Inggris, perlu kamu ketahui bahwa berdasarkan buku yang ditulis oleh Beverly Derewianka yang berjudul “Exploring How Texts Work”, saya menemukan penjelasan bahwa ada tiga jenis recount text yaitu: Personal Recount, Factual Recount, dan Imaginative Recount. Penjelasan lebih lengkap mengenai masing-masing jenis teks recount tersebut bisa sobat temukan dalam artikel tentang pengertian recount text lengkap yang sudah tersedia di website ini. – Bigbanktheories.com

Contoh Personal Recount Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Contoh Personal Recount Text Terbaru Beserta Artinya

Contoh Personal Recount Text Terbaru Tentang Liburan Keluarga

Contoh personal recount kali ini merupakan pengalaman pribadi saya. Jika sobat bertanya tanya, bisakah contoh ini kamu gunakan untuk menceritakan pengalaman pribadimu? Maka jawaban saya, tentu bisa saja. Namun sobat tentunya harus melakukan modifikasi disana sini, karena meskipun sobat mungkin memiliki pengalaman yang mirip dengan yang saya ceritakan di bawah ini, saya yakin sekali detail peristiwa yang kita lalui tentu berbeda. Untuk membantu sobat dalam memahami isi teks bacaan kali ini, saya sudah menyediakan terjemahan untuk contoh recount text di bawah ini. Selamat membaca.

Related: Contoh Report Text Pendek Tentang Kancil Dan Terjemahannya

Family Holiday In Padang (Liburan Keluarga Di Padang)

Last year, my big family and I went to my uncle’s hometown in Padang. My uncle’s house was in Bukit Tinggi. We departed from Bengkulu on Saturday afternoon and arrived at Kota Padang on Sunday at 1 p.m. The first thing that we did when we arrived in Kota Padang was visiting Masjid Raya Sumatera Barat. We took a pray in that huge mosque and after that we took some picture in that place with the mosque as the background. We finished our sightseeing in the mosque area at 2 p.m and after that we headed to the center of Kota Padang to look for lunch. After several minutes, we decided to stop at a Warung Bakso Urat. After finishing our lunch, we continued our trip to Bukit Tinggi.

We arrived at my uncle house in Baso subdistrict at 10 in the evening. It was away too late from our schedule because there was an extreme traffic jam on our way to Baso. Our grandmother was waiting in front of the house when we arrived. We parked the car in front of the house and I brought all of our belongings down from the car and took them to our room. After that we all had dinner together because our grandmother had prepared so many kinds of delicious food in the kitchen. After finishing our dinner, we went to bed because we were all very tired.

In the morning, I and all of my cousins went out for jogging. We walked around the neighborhood. We saw an empty mosque in the neighborhood and also some empty houses. None of us was brave enough to get close to those buildings because they seemed creepy. We kept on walking until we reached the main road. We took some pictures in front of the street portal. After that we went back to my uncle’s house.

When we arrived at my uncle’s house, we had breakfast together and after that one by one of us took a bath because there were only three bathrooms in the house. When we were all ready, we went to a tourism place close to my uncle’s house named Sungai Janiah. The place was 5 minutes away from my uncle’s house. We had to buy a ticket to enter the place. Inside the place, there was a very large pond. We saw so many giant fish in the pond. We bought some fish food from a merchant inside the location and threw it into the pond so that the giant fish would get closer to us. We took some picture in the location with the pond and the giant fish as the background. There were also so many monkeys in that place.

Baca Juga: Generic Structure, Language Features Dan Jenis Recount Text

From the tourism place of Sungai Janiah, we went to the center of Bukit Tinggi where we saw the famous Jam gadang. We took some pictures in front of Jam Gadang. I bought a toy from a merchant at Jam Gadang. I decided to buy it because the toy was a skeleton of a bird that could show the simple concept of flying machine and I was very interested to learn about it. After a couple of minutes wandering around Jam Gadang, we went to a traditional shop of Nasi Kapau. The shop was located in a market near Jam Gadang. It was very unique, because in that location we could find so many shops providing the same menu but they were owned by different people, and the concept of the market made it look like it was one huge restaurant. After that we went back to our uncle’s house.

The next day, we prepared ourself in the morning because we were going to have a very long journey to some tourism locations which were located far away from Bukit Tinggi. Our first destination was Lembah Harau. This place looked like the Grand Canyon in America with a huge stone mountain around. There was also a waterfall in the center of the place where so many visitors took some pictures. The valley is very beautiful, I felt like I was in another planet because the scenery was similar to the one that I saw in Star Wars movie. We went to a spot where we could capture the beauty of the valley and took a family photo in that place.

Our next destination was Danau Maninjau. In order to have a wide view over the lake, my uncle decided to take us to Lawang Park which located on the mountain next to the lake. The view was very beautiful. I took some selfie in that place. I was very happy because I think my photo was very awesome and I believed that my friends in Bengkulu would be envy when they saw it. When we were in Lawang Park, we also saw some paragliding passing by on the sky. I wanted to try it so much, but my mother said that we had to go to our next destination. I was a little upset, but i didn’t say it.

Our last destination was Istana Pagaruyung or Istano Baso. We arrived in the location at 4 p.m. I was not really excited because I was still upset of what happened before. The palace is very huge and it represented the typical design of buildings in Padang with pointed roof. I took some pictures inside the palace and after that I sat in front of the palace until all of my family finished their sightseeing because I was very tired. We returned home at 6 p.m.

Baca Juga: 5 Contoh Recount Text Pendek Beserta Artinya Tentang Liburan

Terjemahan Contoh Personal Recount Text

Liburan Keluarga Di Padang

Tahun lalu, keluarga besar saya dan saya pergi ke kampung halaman paman saya di Padang. Rumah paman saya berada di Bukit Tinggi. Kami berangkat dari Bengkulu pada hari Sabtu sore dan sampai di Kota Padang pada hari Minggu jam 1 siang. Hal pertama yang kami lakukan saat kami sampai di Kota Padang adalah mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat. Kami melaksanakan sholat di masjid besar itu dan setelah itu kami mengambil beberapa poto di tempat itu dengan masjid itu sebagai latar belakang nya. Kami selesai bertamasya di kawasan masjid itu pada jam 2 siang dan setelah nya kami mengarah ke pusat Kota Padang untuk mencari makan siang. Setelah beberapa menit, kami memutuskan untuk berhenti di sebuah Warung Bakso Urat. Setelah menyelesaikan makan siang kami, kami melanjutkan perjalanan kami ke Bukit Tinggi.

Kami sampai di rumah paman saya di kecamatan Baso pada jam 10 malam. Itu sangat jauh terlambat dari jadwal kami karena ada kemacetan lalu lintas yang parah dalam perjalan kami menuju Baso. Nenek kami telah menunggu di depan rumah saat kami sampai. Kami memarkir mobil di depan rumah dan saya menurunkan semua barang bawaan kami dari mobil dan membawa nya ke kamar kami. Setelah itu kami semua makan malam bersama karena nenek kami telah menyiapkan begitu banyak jenis makanan lezat di dapur. Setelah menyelesaikan makan malam kami, kami masuk ke kamar karena kami semua sangat kelelahan.

Pada pagi hari nya, saya dan semua saudara sepupu saya berjalan-jalan santai di luar rumah. Kami berjalan mengelilingi lingkungan itu. Kami melihat sebuah masjid yang kosong di lingkungan itu dan juga beberapa rumah kosong. Tidak ada satupun dari kami yang cukup berani untuk mendekati bangunan-bangunan itu karena mereka terlihat menyeramkan. Kami terus berjalan hingga kami sampai di jalan utama. Kami mengambil beberapa poto di dapan gapura jalan. Setelah itu kami kambali ke rumah paman saya.

Saat kami sampai di rumah paman saya, kami sarapan bersama dan setelah itu satu persatu dari kami mandi karena hanya ada tiga kamar mandi di rumah itu. Saat kami semua sudah siap, kami pergi ke sebuah tempat wisata yang dekat dengan rumah paman saya yang bernama Sungai Janiah. Tempat itu berjarak 5 menit dari rumah paman saya. Kami harus membeli tiket untuk masuk kedalam tempat itu. Di dalam tempat itu, ada sebuah kolam yang sangat besar. Kami melihat begitu banyak ikan berukuran besar di kolam itu. Kami membeli sedikit makanan ikan dari pedagang yang berada di dalam lokasi tersebut dan melemparkannya kedalam kolam supaya ikan raksasa itu mau mendekat kearah kami. Kami mengambil beberapa poto di tempat itu dengan kolam dan ikan raksasa sebagai latar belakang nya. Ada banyak monyet juga di tempat itu.

Baca Juga: 5 Contoh Recount Text Tentang Pengalaman Pribadi Dan Artinya

Dari tempat wisata Sungai Janiah, kami pergi ke pusat kota Bukit Tinggi dimana kami menyaksikan Jam Gadang yang terkenal itu. Kami mengambil beberapa poto di depan Jam Gadang. Saya membeli sebuah mainan dari pedagang di sektaran Jam Gadang. Saya memutuskan untuk membeli nya karena mainan itu adalah kerangka burung yang bisa menunjukkan konsep sederhana dari mesin terbang dan saya sangat tertarik untuk mempelajari tentang hal itu. Setelah beberapa menit berkeluyuran di sekitar Jam Gadang, kami pergi ke sebuah warung tradisional Nasi Kapau. Warung itu terletak di sebuah pasar di dekat Jam Gadang. Itu sangatlah unik, karena di tempat itu kita bisa menemukan begitu banyak warung yang menyediakan menu yang sama namun mereka dimiliki oleh orang yang berbeda-beda, dan konsep pasar tersebut membuatnya terlihat seperti itu merupakan sebuah restoran yang sangat besar. Setelah itu kami kembali ke rumah paman saya.

Keesokan harinya, kami mempersiapkan diri di pagi hari karena kami akan melakukan perjalanan yang panjang ke beberapa tempat wisata yang letaknya jauh dari Bukit Tinggi. Destinasi pertama kami adalah Lembah Harau. Tempat ini terlihat seperti Grand Canyon di Amerika dengan gunung batu besar di sekeliling nya. Ada juga sebuah air terjun di tengah lokasi itu dimana begitu banyak pengunjung berpoto. Lembah itu sangat indah, saya merasa seolah-olah saya berada di planet lain karena pemandangannya terlihat mirip dengan yang saya lihat dalam pilem Star Wars. Kami pergi ke titik dimana kami bisa menangkap keindahan lembah itu dan mengambil sebuah poto keluarga di tempat itu.

Destinasi kami selanjutnya adalah Danau Maninjau. Untuk mendapatkan sudut pandangan yang luas terhadap danau itu, paman saya memutuskan untuk membawa kami ke Lawang Park yang terletak di atas gunung di dekat danau itu. Pemandangannya sangat indah. Saya mengambil beberapa poto di tempat itu. Saya sangat gembira karena saya pikir poto saya sangat keren dan saya percaya bahwa teman-teman saya di Bengkulu akan iri saat mereka melihatnya. Saat kami berada di Lawang Park, kami juga melihat beberapa paragliding melintas di langit. Saya sangat ingin mencoba nya, namun ibu saya mengatakan bahwa kami harus berangkat ke destinasi kami selanjutnya. Saya sedikit kecewa, namun saya tidak mengatakannya.

Destinasi terakhir kami adalah Istana Pagaruyung atau Istano Baso. Kami tiba di lokasi itu pada jam 4 sore. Saya tidak begitu bersemangat karena saya masih sedikit kecewa akan apa yang terjadi sebelumnya. Tempat itu sangat luas dan bangunannya menunjukkan desain khas dari bangunan-bangunan di Padang dengan atap yang runcing. Saya mengambil beberapa poto di dalam istana itu dan setelah itu saya duduk di depan istana itu hingga semua keluarga saya selesai bertamasya karena saya sangat lelah. Kami kembali ke rumah pada jam 6 sore.

Baca Juga: 5 Contoh Recount Text Tentang Pengalaman Yang Tak Terlupakan

Oke deh sobat, seperti itulah tadi contoh personal recount text panjang dalam Bahasa Inggris, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasanmu ya. Terimakasih banyak sudah membaca tulisan saya kali ini hingga selesai, sampai ketemu lagi dalam postingan bermanfaat lainnya. Oh ya, jangan lupa kunjungi juga artikel terbaru saya yang berjudul 20 Contoh Narrative Text Panjang Dalam Bentuk Cerita Rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *