Contoh Narrative Text Tentang Buaya Perompak Beserta Artinya


Happy Monday all, pagi ini saya sudah menyiapkan sebuah contoh narrative text terbaru yang berjudul Buaya Perompak atau The Crocodile Pirate yang merupakan cerita rakyat dari daerah Lampung. Saat membaca judulnya mungkin sobat menduga kalau cerita kali ini merupakan cerita horor ya, tapi sebenarnya cerita kali ini tidak seberapa menyeramkan lho. Kisah tentang Buaya Perompak yang berasal dari daerah Tulang Bawang di Provinsi Lampung yang akan saya sajikan kali ini hanya fokus pada satu kejadian saja, yaitu pada saat sang Buaya jatuh cinta pada seorang gadis yang bernama Aminah.

Teks bacaan kali ini termasuk kedalam 20 Contoh Narrative Text Panjang Dalam Bentuk Cerita Rakyat. Bila saat ini kamu sedang mempelajari jenis teks narrative dalam pelajaran Bahasa Inggris di sekolah, saya yakin kamu akan sangat membutuhkan berbagai contoh narrative text Bahasa Inggris seperti yang saya sediakan dalam kumpulan teks di atas. Terlebih lagi jika sobat saat ini berada di tingkat SMA atau SMK, contoh narrative text dalam bentuk cerita rakyat yang saya sediakan ini sangat cocok untuk kamu baca, karena berdasarkan susunan materi Bahasa Inggris dalam silabus di SMA dan SMK, materi narrative text dikhususkan membahas tentang cerita rakyat, So, jangan lupa kunjungi link yang telah saya sediakan di atas ya. – Bigbanktheories.com

Cerita Rakyat Buaya Perompak Dalam Bahasa Inggris

Contoh Narrative Text Tentang Buaya Perompak Beserta Artinya

Contoh Narrative Text Tentang Buaya Perompak (The Crocodile Pirate)

Kisah Buaya Perompak menceritakan tentang seorang perompak bernama Somad yang terkena kutukan dan berubah menjadi buaya. Selama bertahun-tahun buaya itu menghuni sebuah gua di dasar sungai Tulang Bawang. Suatu hari sang buaya menculik seorang gadis karena dia jatuh hati pada nya. Apa yang akan terjadi pada sang gadis? Yuk temukan jawabannya dalam contoh narrative text berikut ini.

Related: Contoh Report Text Pendek Tentang Buaya Dan Terjemahannya

Buaya Perompak

Long long time ago, Tulang Bawang river in Lampung was inhabited by a ferocious crocodile. Fisherman and all villager who live near the river were always alert every time they went to the river. All of them were afraid of the crocodile because they believe that the crocodile was always the one responsible on every missing person cases.

One day a beautiful girl went to the river to wash her clothes. Her name is Aminah. She lived in the village with her parents. She went to the river in the morning. She usually went to the river with her friends but at that moment she went there alone. Her parents waited for her to return home in the afternoon, but she didn’t return to the house until the evening. Her parents were so worried so they decided to check their daughter at he river. When they arrived at the river they didn’t find their daughter. They only found her clothes at the river bank.

Aminah’s parents decided to report it to the vilage chief and asked the help of other villager to search for their daughter. After they reported it to the village chief, the chief called all villagers and commanded all of them to search for the missing girl at the river. So all of them went to the river together. They brought so many torch and weapon in order to protect themselves from the crocodile. They spent hours walking around the river bank but they found nothing. The village chief finally decided to sent everyone home. Aminah’s parents were so sad at that moment, but there was nothing they could do, so they went back to their house too.

Meanwhile somewhere under the river, Aminah had just regain her consciousness. She opened her eyes and looked around. She relaized that she was in a cave. She tried to remember what happened and slowly she tried to stand up. She walked around the cave. There were some rooms with some torch hanging on the wall. She looked into one of the rooms and she found a lot of gold and treasure scattered on the floor. She was so amazed to se the mountain of gold in front of her eyes so she went into the room and touched one of the treasures. She wasn’t careful when she picked a gold coin on the bottom of the treasures and she accidentally caused the treasures on the top of the gold pile fell down and made clanking noises.

Suddenly there was sound of a creature came out of water and crawled on the ground. The steps sounded heavy. Aminah tried to peek out and she saw a huge crocodile was walking toward her. She was so scared and she hid behind the pile of gold. The crocodile walked into the room and called Aminah, the crocodile said “Please come out, don’t be afraid. I’m not going to hurt you. Come on, don’t hide. I know that you are there”. Aminah was so surprised to know that the crocodile was able to talk just like human. Aminah tried to reply to the crocodile, she said “Who are you? How can you talk like human?”. The crocodile answered “My name was Somad, and I used to be a pirate. One day someone cursed me and turned me into a crocodile”. “So this pile of gold is yours?” asked Aminah to the crocodile. “Yes that is mine. But it will all be yours if you want to stay with me in this cave” said the crocodile. “No, I can’t. I have to go home. My parents will be worried if I don’t return home soon.” Said Aminah. “I will eat you if you ever try to leave this cave. So you can choose now, you can stay with me here or you can try to leave and I will kill you” said the crocodile. Aminah think about it for a while. She tried to find a way to trick this crocodile so that she can escape from him unharmed. She finally decided to pretend that she agree to stay in the cave with the crocodile.

Aminah said “Okay, I will stay here with you, but I don’t see any food around. What if I get hungry? Can I go outside and get some food?”. “I will handle it, you don’t have to go outside” said the crocodile. “Okay, but I don’t see a way out around here, how can you go out there? Besides, you are a crocodile, I believe you cannot buy any food from the villager, because they are all afraid of you” said Aminah. “You don’t have to worry about it. Since you agree to be my friend, I will tell you a secret. Every month, during the full moon, I will be able to turn into my human form, and over the years, I have dug a small tunnel over there” said the crocodile pointing into the corner of the cave “and I can use it as a passage to get out of this cave” said the crocodile.

The crocodile was so happy that he didn’t realize that he had given useful information that can help Aminah to run away from the cave. He also gave Aminah a lot of gold and beautiful dress to be put on. Aminah pretended to ba happy and she tried to be nice to the crocodile every day. One day, the crocodile fell asleep in his room. Aminah saw this as a great opportunity to escape from the cave. She walked slowly toward the tunnel. She entered the tunnel and she crawled until she reached the end of the tunnel. Finally she was free and she returned to her house safely. Her parents were so grateful when they saw her. After that she told everything to her parents and she also gave them some jewelry that she wore on her body.

Terjemahan Contoh Narrative Text Tentang Buaya Perompak

Buaya Perompak

Pada jaman dahulu kala, sungai Tulang Bawang di lampung dihuni oleh seekor buaya yang ganas. Nelayan dan semua penduduk desa yang tinggal di dekat sungai selalu siaga setiap saat mereka pergi ke sungai. Mereka semua takut dengan buaya itu karena mereka percaya bahwa buaya itu merupakan dalang di setiap kejadian orang hilang.

Pada suatu hari seorang gadis cantik pergi ke sungai untuk mencuci pakaian nya. Nama nya adalah Aminah. Dia tinggal di desa itu bersama orang tua nya. Dia pergi ke sungai pada pagi hari. Dia biasanya pergi ke sungai bersama teman-teman nya namun pada saat itu dia pergi ke sana sendirian. Orang tua nya menunggu nya pulang di sore hari nya, namun dia tidak juga kembali ke rumah hingga malam hari. Kedua orang tua nya sangat cemas maka mereka memutuskan untuk memeriksa anak mereka di sungai. Ketika mereka sampai di sungai mereka tidak menemukan anak mereka. Mereka hanya menemukan pakaian nya di pinggir sungai.

Orang tua Aminah memutuskan untuk melaporkan hal itu pada kepala desa dan meminta bantuan pada penduduk desa yang lain untuk mencari anak mereka. Setelah mereka melaporkan hal itu pada kepala desa, sang kepala desa memanggil semua penduduk desa dan memerintahkan mereka untuk mencari gadis yang hilang itu di sungai. Jadi mereka semua pergi ke sungai beramai-ramai. Mereka membawa begitu banyak obor dan senjata untuk melindungi diri mereka dari buaya. Mereka menghabiskan berjam-jam berjalan mengelilingi tepian sungai namun mereka tidak menemukan apa-apa. Sang kepala desa akhirnya memutuskan untuk memulangkan semua orang. Orang tua Aminah sangat sedih pada saat itu, namun tidak ada yang bisa mereka lakukan, jadi mereka juga pulang ke rumah.

Semntara itu disuatu tempat di dasar sungai, Aminah baru saja tersadar. Dia membuka mata nya dan melihat kesekitar. Dia menyadari bahwa dia berada di dalam sebuah gua. Dia mencoba untuk mengingat apa yang terjadi dan perlahan dia mencoba untuk bangun. Dia berjalan mengelilingi gua itu. Ada beberapa ruangan dengan beberapa obor tergantung di dinding nya. Dia melihat kedalam salah satu ruangan itu dan dia menemukan begitu banyak emas dan harta benda berserakan di lantai. Dia sangat takjub melihat gunung enas di depan mata nya dan dia pun masuk kedalam ruangan itu dan menyentuh salah satu harta benda tersebut. Dia tidak berhati-hati ketika dia mengambil sebuah koin emas di bagian bawah harta benda itu dan dia secara tidak sengaja menyebabkan harta yang berada di bagian atas tumpukan emas itu terjatuh dan membuat suara gemerincing.

Tiba-tiba ada suara seekor makhluk keluar dari air dan merangkak di atas tanah. Langkah nya terdengar berat. Aminah mencoba mengintip dan dia melihat seekor buaya yang besar sedang berjalan ke arah nya. Dia sangat ketakutan dan dia bersembunyi dibalik tumpukan emas itu. Sang buaya berjalan masuk kedalam ruangan itu dan memanggil Aminah, sang buaya berkata “Keluarlah, jangan takut. Aku tak akan menyakitimu. Ayo, jangan bersembunyi. Aku tau kau ada disana”. Aminah sangat terkejut saat mengetahui bahwa buaya itu bisa berbicara layaknya manusia. Aminah mencoba menjawab perkataan sang buaya, dia berkata “Siapa kau? Bagaimana bisa kau berbicara seperti manusia?”. Sang buaya menjawab “Namaku adalah Somad, dan aku dulunya adalah seorang perompak. Suatu hari seseorang mengutukku dan merubahku menjadi seekor buaya”. “Jadi tumpukan emas ini adalah milikmu?” tanya Aminah pada sang buaya. “Ya itu adalah milikku. Tapi itu semua akan menjadi milikmu jika kamu mau tinggal bersamaku di gua ini” kata sang buaya. “Tidak, aku tidak bisa. Aku harus pulang ke rumah. Orang tua ku akan khawatir jika aku tidak segera pulang.” kata Aminah. “Aku akan memakanmu jika kamu pernah mencoba meninggalkan gua ini. Jadi kau bisa memilih sekarang, kau bisa tinggal bersamaku di sini atau kau bisa mencoba untuk pergi dan aku akan membunuhmu” kata sang buaya. Aminah berpikir tentang pilihan itu untuk beberapa saat. Dia mencoba mencari cara untuk menipu sang buaya agar dia bisa kabur dari nya tanpa terluka. Dia akhirnya memutuskan untuk berpura-pura bahwa dia menyetujui untuk tinggal di gua itu bersama sang buaya.

Aminah berkata “Baiklah, aku akan tinggal di sini bersama mu, tapi aku tidak melihat ada satu makanan pun di sekitar sini. Bagaimana jika aku merasa lapar? Bolehkah aku pergi ke luar dan mencari makanan?”. “Aku yang akan mengurus hal itu, kamu tidak perlu keluar” kata sang buaya. “Baiklah, tapi aku tidak melihat ada jalan keluar dari sini, bagaimana bisa kamu pergi ke luar sana? Selain itu, kamu adalah seekor buaya, saya yakin kamu tidak bisa membeli makanan apapun dari penduduk desa, karena mereka semua takut padamu” kata Aminah. “Kamu tidak perlu khawatir akan hal itu. Karena kau setuju untuk menjadi temanku, aku akan memberitahukanmu sebuah rahasia. Setiap bulan, selama bulan purnama, aku akan bisa berubah menjadi wujud manusia ku, dan selama bertahun-tahun, aku telah menggali sebuah terowongan kecil di sebelah sana” kata buaya itu sambil menunjuk kearah pojok gua “dan aku bisa menggunakan nya sebagai jalan untuk keluar dari gua ini” kata buaya itu.

Sang buaya itu sangat gembira hingga dia tidak menyadari bahwa dia telah memberikan informasi berharga yang bisa membantu Aminah untuk melarikan diri dari gua itu. Dia juga memberikan Aminah banyak emas dan pakaian yang bagus untuk dipakai. Aminah berpura-pura bahagia dan dia mencoba bersikap baik pada sang buaya setiap hari. Pada suatu hari, sang buaya tertidur di ruangannya. Aminah melihat hal ini sebagai kesempatan yang baik untuk kabur dari gua itu. Dia berjalan pelan-pelan kearan terowongan itu. Dia memasuki terowongan itu dan dia merangkak hingga dia mencapai ujung terowongan itu. Akhirnya dia terbebas dan kembali ke rumah nya dengan aman. Orang tua nya sangat bersyukur ketika mereka melihatnya. Setelah itu dia menceritakan semua nya pada kedua orang tua nya dan dia juga memberikan mereka sebagian perhiasan yang dipakai nya di tubuh nya.

Itulah tadi sobat cerita tentang Buaya perompak yang berasal dari Lampung, semoga cerita kali ini menghibur dan membuatmu betah membaca nya hingga akhir. Terimakasih banyak atas kunjunganmu hari ini, jika kamu ingin membaca cerita rakyat dalam Bahasa Inggris lainnya, coba kunjungi Contoh Narrative Text Panjang Tentang Putri Gading Cempaka.

Referensi:

  1. Buaya Perompak – http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/92-Buaya-Perompak – Diakses tanggal 17 April 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *