Contoh Narrative Text Legend Di Nusantara Dan Terjemahannya


Morning All! Lewat tulisan kali ini saya akan menyajikan contoh narrative text legend dan terjemahannya yang berasal dari kisah populer di nusantara. Buat sobat yang dulu pernah kecil pasti sudah kenal dengan legenda yang akan saya sajikan kali ini hehe. Silahkan dibaca dan dinikmati cerita di bawah ini, saya harap narrative text kali ini bisa menghibur sekaligus member pengetahuan baru bagi sobat pembaca semua dalam bidang Bahasa Inggris.

Legend atau Legenda adalah kisah atau cerita yang diyakini oleh sebagian besar orang sebagai suatu hal yang benar terjadi. Biasanya cerita rakyat yang tergolong legenda akan berhubungan dengan asal usul terjadinya sesuatu atau terbentuknya suatu tempat, misalnya saja seperti: legenda danau toba, legenda batu menangis, legenda tangkuban perahu, legenda danau ranau, legenda roro jonggrang atau yang dikenal juga dengan legenda candi prambanan dan masih banyak yang lainnya. Menampilkan contoh narrative text legend di sekolah saya rasa sangat cocok karena Indonesia memang begitu kaya dengan legenda dan cerita rakyat, sehingga hal ini tentu akan terasa mengasyikkan bagi siswa. Silahkan baca teks di bawah ini, semoga kamu menyukai nya. – Bigbanktheories.com

Contoh Narrative Text Dalam Bentuk Legenda

Contoh Narrative Text Legend Di Nusantara Dan Terjemahannya

Contoh Narrative Text Legend Dan Terjemahannya

Contoh narrative text dalam bentuk legenda dari nusantara dalam artikel kali ini akan terus saya update dan tambah dari waktu ke waktu. Jika saat sobat membaca postingan ini jumlah cerita yang di tampilkan masih sedikit atau kurang, saya harap bisa dimaklumi ya sobat. Tetap kunjungi website ini dan pantau terus perkembangannya jika sobat penasaran dengan narrative text legend lainnya dalam Bahasa Inggris.

Related: Contoh Narrative Text Tentang Telu Pak Dan Terjemahannya

The Legend of Prambanan Temple

Long long time ago, there lived a very powerful king named Prabu Baka. He was the king of Prambanan kingdom. All people in the kingdom were afraid of him because he looked like a giant monster. Despite his ugly appearance, Prabu Baka had a very beautiful daughter named Roro Jonggrang. There were so many man fell in love with her.

Meanwhile, on a land far away from Prambanan kingdom, there lived a famous warrior in Pengging kingdom. His name is Bondowoso but he was also known as Bandung Bondowoso. “Bandung” was actually the name of his magical heirloom that he could use to summon spirits to help him whenever he needed it.

One day, the king of Pengging kingdom wanted to expand his teritory, and he chose to conquer Prambanan kingdom as the target. The king entrusted Bandung Bondowoso to lead the army.

“Bondowoso, go to Prambanan with your soldiers. Conquer the kingdom for me!” said the king.

“Yes my king, I will return with victory” said Bondowoso.

After that, Bondowoso and his army marched toward Prambanan kingdom. When they arrived at the kingdom, they launched their attack right away. With this surprise attack, they managed to defeat a lot of Prambanan soldiers. King Prabu Baka tried to fight back with his remaining troops but he failed and he died by the hand of Bondowoso.

When the war was over, Bondowoso and his soldiers occupied Prambanan kingdom. Everything that was once belong to Prabu Baka, now became Bondowoso’s possession, including Prabu Baka’s daughter, Roro Jonggrang. Since the first time he saw her at the palace, Bondowoso wanted nothing else but to marry Roro Jonggrang. One day, he decided to express his feeling to her.

“My beautiful princess, you are so beautiful. There is no word that can describe your beauty. I think you may be an angel” said Bondowoso to Roro Jonggrang.

Roro Jonggrang didn’t show any response to his word, because she was actually mad at him for murdering her father. Bondowoso didn’t like the way she acted in front of him, so he tried to tease her again.

He said “Please my love, say something. I really want to hear your voice. I want you to be mine, I want to marry you”.

Roro Jonggrang kept ignoring him and this made him upset and angry.

“Say something!” said Bondowoso shouted at Roro Jonggrang.

Roro Jonggrang tried to think about it for a while. She tried to find a way to trick him. Finally she got an idea. She said that she would marry him if he could fulfill her request.

“Say it my love, I will do anything for you” said Bondowoso.

“I want you to build a thousand temples for me in one night” said Roro Jonggrang.

“If that is what you want my love, I will do it” said Bondowoso.

After that Bondowoso went to an empty field near the palace. He started to summon his spirit troops to help him built the temples. There were thousands spirits showed up to help Bondowoso. The construction process ran smoothly and by the middle of the night they almost completed their mission. There were three temples left to build and it made Bondowoso felt relief.

Roro Jonggrang who was watching the construction process this whole time started to feel uneasy. She was so worried that Bondowoso will finished the job in time. So she tried to find a way to trick him. After thinking about it for a while, she finally got an idea. She called all of her servant and asked them to burn the hay and hit the rice mortar. The light of the burnt hay made it look like the morning had come and the sound from the rice mortar woke all roosters up and they started to crow.

Bondowoso’s spirit troops started to flee when they saw the sun was about to rise leaving one unfinished temple. Bondowoso tried to stop them but they didn’t listen to him. Bondowoso tried to complete the work by himself but until the morning really came it was still not complete. Suddenly, Roro Jonggrang showed up in front him.

“It seems like you have failed to complete your mission” said Roro Jonggrang.

Bondowoso realized that Roro Jonggranghad tricked him. He was so upset and he said “You! You trick me! Now with all my power, I curse you into a statue”.

Suddenly Roro Jonggrang’s body turned into stone and she became the thousandth temple.

Terjemahan

Legenda Candi Prambanan

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang raja yang sangat kuat bernama Prabu Baka. Dia adalah raja dari kerajaan Prambanan. Semua orang di kerajaan itu takut kepada nya karena dia terlihat seperti monster raksasa. Terlepas dari penampilan nya yang jelek, Prabu Baka memiliki seorang anak perempuan yang sangat cantik yang bernama Roro Jonggrang. Ada begitu banyak pria yang jatuh cinta pada nya.

Sementara itu, di suatu tempat yang jauh dari kerajaan Prambanan, hiduplah seorang prajurit yang sangat terkenal di kerajaan Pengging. Nama nya adalah Bondowoso tapi dia juga dikenal sebagai Bandung Bondowoso. “Bandung” sebenarnya adalah nama dari pusaka sakti milik nya yang bisa dia gunakan untuk memanggil arwah untuk membantu nya kapanpun dia membutuhkan itu.

Pada suatu hari, raja dari kerajaan Pengging ingin memperluas wilayah nya, dan dia memilih untuk menaklukkan kerajaan Prambanan sebagai target nya. Sang raja mempercayakan Bandung Bondowoso untuk memimpin pasukan.

“Bondowoso, pergilah ke Prambanan bersama pasukan mu. Taklukan kerajaan itu untukku!” kata sang raja.

“Baik raja ku, aku akan kembali dengan kemenangan” kata Bondowoso.

Setelah itu, Bondowoso dan pasukan nya berjalan ke arah kerajaan Prambanan. Saat mereka sampai di kerajaan itu, mereka segera melakukan serangan mereka. Dengan serangan tiba-tiba ini, mereka berhasil mengalahkan begitu banyak pasukan Prambanan. Raja Prabu Baka mencoba untuk melawan balik dengan sisa pasukan yang dimiliki nya namun dia gagal dan dia meninggal di tangan Bondowoso.

Saat perang nya sudah berakhir, Bondowoso dan pasukan nya mengambil alih kerajaan Prambanan. Segala hal yang awalnya dimiliki oleh Prabu Baka, kini menjadi milik Bondowoso, termasuk anak perempuan Prabu Baka, Roro Jonggrang. Sejak pertama kali dia melihat nta di istana, Bondowoso tidak menginginkan hal lain selain menikahi Roro Jonggrang. Suatu hari dia memutuskan untuk menunjukkan perasaannya kepada Roro Jonggrang.

“Tuan putri yang cantik, kau sangat cantik. Tidak ada kata yang bisa menggambarkan kecantikan mu. Aku rasa kau adalah seorang bidadari” ujar Bondowoso pada Roro Jonggrang.

Roro Jonggrang tidak menunjukkan respon apa-apa terhadap kata-kata nya, karena dia sebenarnya marah pada Bondowoso atas pembunuhan ayah nya. Bondowoso tidak menyukai cara Roro Jonggrang bersikap di hadapan nya, maka diapun mencoba menggoda nya lagi.

Dia berkata “Ayolah sayangku, katakan sesuatu. Aku sangat ingin mendengar suara mu. Aku ingin kau menjadi milikku, aku ingin menikahimu”.

Roro Jonggrang tetap saja mengacuhkan nya dan hal ini membuatnya sangat kecewa dan marah.

“Ayo bicara!” kata Bondowoso berteriak kepada Roro Jonggrang.

Roro Jonggrang mencoba memikirkannya sejenak. Dia mencoba mencari cara untuk menipu nya. Akhirnya dia mendapatkan sebuah ide. Roro Jonggrang mengatakan bahwa dia akan menikahi Bondowoso jika dia bisa memenuhi permintaannya.

“Katakan saja sayangku, aku akan melakukan apapun untukmu” ujar Bondowoso.

“Aku ingin kau membangun seribu candi untukku dalam satu malam” ujar Roro Jonggrang.

“Jika itu yang kau inginkan sayangku, aku akan melakukannya” ujar Bondowoso.

Setelah itu Bondowoso pergi ke sebuah tanah kosong di dekat istana. Dia mulai memanggil pasukan arwah milik nya untuk membantunya membangun candi-candi itu. Ada ribuan arwah yang muncul untuk membantu Bondowoso. Proses pembangunan itu berjalan lancar dan pada tengah malam mereka hampir menyelesaikan misi mereka. Hanya ada tiga candi tersisa yang belum di bangun dan hal ini membuat Bondowoso merasa lega.

Roro Jonggrang yang selama ini mengawasi proses pembangunan itu mulai merasa cemas. Dia sangat khawatir Bondowoso akan menyelesaikan pekerjaan itu tepat pada waktu nya. Jadi diapun mencari cara untuk menipunya. Setelah berpikir tentang hal itu sebentar, dia akhirnya mendapatkan sebuah ide. Dia memanggil semua pelayan nya dan meminta mereka untuk membakar jerami dan memukul lesung padi. Cahaya dari bakaran jerami membuatnya terlihat seolah-olah pagi hari telah tiba dan suara dari lesung padi membangunkan semua ayam jantan dan mereka pun mulai berkokok.

Pasukan arwah milik Bondowoso mulai melarikan diri saat mereka melihat matahari mulai naik menyisakan satu candi yang belum selesai. Bondowoso mencoba menghentikan mereka namun mereka tidak mendengarkan nya. Bondowoso mencoba untuk menyelesaikan pekerjaan itu sendirian hingga pagi benar-benar datang candi itu masih belum selesai. Tiba-tiba Roro Jonggrang muncul di hadapan nya.

“Seperti nya kau telah gagal untuk menyelesaikan misimu” ujar Roro Jonggrang.

Bondowoso menyadari bahwa Roro Jonggrang telah menipu nya. Dia sangat kecewa dan dia berkata “Kau! Kau telah menipuku! Sekarang dengan segenap kekuatanku, aku kutuk kau menjadi patung”.

Tiba-tiba tubuh Roro Jonggrang berubah menjadi batu dan dia menjadi candi yang keseribu.

Sampai di sini contoh narrative text legend di nusantara yang bisa saya sajikan, saya harap sobat menyukai nya. Jangan lupa terus kunjungi website ini untuk tetap mengikuti update cerita baru yang menarik dan tentunya bisa membantu perkembangan kemampuan Bahasa Inggrismu. Terimakasih banyak sudah membaca tulisan ini hingga akhir, sampai ketemu lagi dalam pembahasan materi lainnya. Luangkan waktumu sejenak untuk membaca tulisan terbaru saya yang berjudul Pengertian Review Text Serta Generic Structure Dan Contohnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *