Conditional Sentence Beserta Aturan Lengkap Dan Contohnya


Conditional sentence adalah bentuk kalimat dalam Bahasa Inggris yang sering kita kenal sebagai kalimat pengandaian. Pola kalimat ini merupakan salah satu contoh dari penggunaan complex sentence dalam Bahasa Inggris. Hal ini berarti sebuah conditional sentence akan mengandung main clause serta subordinate clause.

Penjelasan materi conditional sentence beserta berbagai tipe nya hingga saat ini masih menjadi hal yang sangat populer dikalangan pelajari di Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena materi ini sangat sering muncul dalam berbagai soal ujian. Hal inilah yang akhirnya membuat saya tertarik untuk menulis ringkasan materi tentang pengertian conditional sentence beserta penjelasan masing-masing tipe conditional sentence dan contoh kalimat dari masing-masing jenis conditional sentence tersebut. Silahkan baca penjelasan materi dibawah ini dengan teliti. – Bigbanktheories.com

Conditional Sentence in English Grammar

Conditional Sentence Beserta Aturan Lengkap Dan Contohnya

Pengertian Conditional Sentence

Conditional sentence adalah kalimat pengandaian yang digunakan untuk menyatakan suatu spekulasi atau perkiraan mengenai kemungkinan terjadinya suatu hal sebagai konsekuensi atas terpenuhinya kondisi yang menjadi syarat atas terjadinya hal tersebut. Misalnya seperti contoh kalimat di bawah ini.

Related: Common And Proper Noun Serta Contoh Penggunaannya

“Jika Budi belajar dengan rajin, maka dia akan lulus ujian komputer.”

Pada contoh kalimat conditional sentence di atas, secara umum kita akan memahami bahwa Budi perlu belajar dengan rajin agar lulus ujian komputer.

Pada kalimat tersebut, belajar dengan rajin merupakan kondisi yang harus dipenuhi agar Budi bisa lulus ujian. Sementara itu, efek lulus ujian merupakan kemungkinan hal yang akan terjadi apabila Budi rajin belajar.

Secara sederhana kalimat di atas dapat diartikan seperti itu. Terdengar mudah bukan? Sayangnya, masih ada makna lain yang bisa kita pahami dari kalimat tersebut, yaitu bahwa sebenarnya Budi tidak lulus ujian komputer.

Lho, kok bisa?

Jadi, begini, bagaimana jika kalimat itu ditujukan untuk kejadian yang terjadi di masa lampau. Misalnya, Budi melaksanakan ujian tersebut beberapa bulan yang lalu.

Boleh kan menggunakan kalimat tersebut? Tentu boleh, namun sayangnya tidak jelas kapan waktunya karena tidak ada petunjuk waktu di situ. Sehingga kita bisa saja salah paham.

Karena itu, seperti yang kita ketahui, Bahasa Indonesia berbeda dengan Bahasa Inggris yang menggunakan tiga bentuk waktu yaitu past, present, dan future. Di dalam Bahasa Indonesia, kita membutuhkan kata keterangan penunjuk waktu untuk menunjukkan kapan suatu hal terjadi. Sebagai contoh, kemarin, besok, beberapa hari yang lalu, tahun kemarin, tahun depan, dsb.

Oleh karena itu dalam belajar conditional sentence kita akan menemukan beberapa jenis conditional sentence mengingat adanya pengaruh penggunaan waktu past, present, dan future.

By the way, sampai sini paham kan mengenai pengertian conditional sentence? Kalau sudah paham, mari lanjut ke bagian selanjutnya.

Tipe-Tipe Conditional Sentence Dan Rumusnya

Ada banyak pendapat mengenai jenis atau tipe Conditional Sentence dalam Bahasa Inggris. Namun secara umum, ada lima tipe conditional sentence berdasarkan rumus dan tujuan penggunaannya; yaitu dimulai dari conditional sentence type 0 sampai dengan conditional sentence type 4.

Conditional Sentence Type 0 (Zero Condition)

Pada kalimat conditional sentence type 0, hubungan antara konsekuensi dan syarat tercipta begitu erat karena biasanya digunakan untuk menyatakan suatu hal yang pasti terjadi alias kenyataan. Conditional sentence type 0 ini juga bisa digunakan untuk menyatakan suatu fakta ilmiah.

Misalnya, jika kita menyiram tanah, dia menjadi basah (if we pour water to soil, it becomes wet.)

Untuk conditional sentence type 0 ini kita cukup menggunakan sebuah rumus sederhana untuk menyusun kalimatnya. Berikut ini adalah rumus conditional sentence type 0.

If + simple present, simple present.

Conditional Sentence Type 1 (Open Condition)

Kalimat conditional sentence type 1 digunakan untuk menyatakan suatu hal yang terjadi saat ini dan di masa yang akan datang yang mana situasinya adalah suatu kenyataan. Conditional sentence type 1 ini juga bisa digunakan untuk menyatakan suatu hal yang kemungkinan besar akan terjadi di masa depan.

Misalnya, jika kamu tidak bergegas, kamu akan ketinggalan bis (if you don’t hurry, you will miss the train.)

Untuk conditional sentence type 1 ini, rumus yang digunakan tidak begitu sulit. Berikut ini adalah rumus conditional sentence type 1.

If + simple present, simple future.

Conditional Sentence Type 2 (Half-Open Condition)

Kalimat conditional sentence type 2 digunakan untuk menunjukkan waktu sekarang atau kapanpun yang mana situasinya tidak nyata. Conditional sentence type 2 ini digunakan untuk menyatakan suatu hipotesis beserta kemungkinan hasilnya alias hanyalah khayalan.

Misalnya, jika aku bertemu putri kemarin, aku akan berbicara kepadanya (if I saw Putri yesterday, I would speak to her.)

Pada conditional sentence type 2 ini, kalimat menunjukkan dua hal yang sama-sama merupakan kemungkinan alias pengandaian. Artinya adalah pada conditional sentence ini, hal yang dinyatakan tidak benar-benar terjadi karena masih merupakan hipotesis. Jadi, rumus yang digunakan adalah:

If+simple past, past future tense

Conditional Sentence Type 3 (Closed Condition)

Kalimat conditional sentence type 3 digunakan untuk menunjukkan suatu hal yang telah terjadi di masa lampau yang mana tidak bisa dirubah lagi. Conditional sentence type 2 ini digunakan untuk menyatakan pengandaian akan masa lalu. Jadi, keduanya sama-sama tidak nyata.

Misalnya, jika aku tidak bertemu Bambang, aku tidak akan patah hati (if I had not met Bambang, I wouldn’t have been broken hearted.)

Pada conditional sentence type 3 ini, kalimat menunjukkan dua hal yang sama-sama berlawanan dengan kenyataan yang ada. Artinya adalah dia telah patah hati karena memang dia telah mengenal si Bambang. Jadi, kalimat ini digunakan untuk menyatakan penyesalan.

Jadi, rumus yang digunakan adalah:

If+past perfect, past future perfect

Conditional Sentence Type 4/Mixed Type

Kalimat conditional sentence type 4 atau tipe campuran digunakan untuk menunjukkan suatu hal yang telah terjadi di masa lampau namun efeknya masih terasa sampai sekarang.

Misalnya, jika aku belajar dengan sungguh-sungguh, aku akan memiliki pekerjaan yang bagus sekarang (if I had studied harder, I would have a better job now.)

Pada conditional sentence type 4 ini, kalimat menunjukkan bahwa apabila dia dulunya belajar dengan rajin, maka saat ini dia akan memiliki pekerjaan yang bagus. Artinya adalah saat ini dia masih bekerja dan memiliki kemungkinan bisa berubah apabila di masa lampau dia rajin belajar.

Jadi, rumus yang digunakan adalah:

If+past perfect / simple past, present conditional / perfect conditional

Contoh Conditional Sentence Lengkap

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat conditional sentence type 0, 1, 2, 3, dan 4.

Contoh Conditional Sentence Type 0

If you heat butter, it melts.

Butter melts if you heat it.

If it rains, the bag gets wet.

The bag gets wet if it rains.

Contoh Conditional Sentence Type 1

If Dudung is late again, Mr. Budi will be mad.

Mr Budi will be mad if Dudung is late again.

If you don’t hurry, you will miss the train.

You will miss the train if you don’t hurry.

Contoh Conditional Sentence Type 2

If I were you, I would keep the money for myself.

I would keep the money for myself if I were you.

If it didn’t rain, Marisa would go to the market.

Marisa would go to the market if it didn’t rain.

Contoh Conditional Sentence Type 3

If it had rained, the bike would have gotten wet.

The bike would have gotten wet if it had rained.

Sari would have passed her exam if she had worked harder.

If Sari had worked harder, she would have passed her exam.

Contoh Conditional Sentence Type 4

If you had taught me the answer, I wouldn’t have to search on the internet.

I wouldn’t have to search on the internet if you had taught me the answer.

If I had received my salary yesterday, I would buy a new wallet.

I would buy a new wallet if I had received my salary yesterday.

Itulah tadi sobat penjelasan singkat tentang Conditional Sentence dalam Bahasa Inggris beserta berbagai tipe nya. Semoga rangkuman ini bisa membantumu untuk memahami materi conditional sentence sehingga kamu bisa menjawab soal ujian di sekolah. Terimakasih atas waktu yang sudah kamu luangkan untuk membaca artikel kali ini hingga selesai, sampai ketemu lagi dalam materi lainnya. Temukan juga Info Lengkap Les Privat Bahasa Inggris Di Bandar Lampung di website ini.

Referensi:

  1. 5 Types of Conditional Sentences in English – https://preply.com/en/blog/2014/08/28/5-types-of-conditional-sentences-in-english/ – Diakses tanggal 27 Juni 2019
  2. Pengertian, Rumus dan Contoh Conditional Sentence Type 0, 1, 2, 3 – https://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-contoh-kalimat-conditional-sentences – Diakses tanggal 27 Juni 2019
  3. Conditional Sentence Type I, II and III (Conditional Sentence, If-Clauses) – https://www.ego4u.com/en/cram-up/grammar/conditional-sentences – Diakses tanggal 27 Juni 2019
  4. Conditional – https://www.ef.com/wwen/english-resources/english-grammar/conditional/ – Diakses tanggal 27 Juni 2019
  5. Conditional Sentence – https://www.grammarly.com/blog/conditional-sentences/ – Diakses tanggal 27 Juni 2019
  6. Conditional Sentence – https://en.wikipedia.org/wiki/Conditional_sentence – Diakses tanggal 27 Juni 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *